Lokasi Syuting Drama Korea yang Bisa Dikunjungi di Dunia Nyata

Pendahuluan: Dari Layar Drama ke Itinerary Liburan Korea
Lokasi syuting drama korea yang bisa dikunjungi menjadi salah satu alasan banyak wisatawan ingin liburan ke Korea Selatan. Bagi penggemar K-drama, datang langsung ke tempat yang pernah muncul di adegan favorit rasanya bukan sekadar wisata biasa. Ada perasaan seperti masuk ke dunia drama: berdiri di jalan yang sama, duduk di cafe yang sama, atau berfoto di spot yang pernah menjadi latar kisah cinta karakter favorit.
Fenomena ini sering disebut drama tourism atau set-jetting, yaitu tren traveling ke lokasi yang populer karena film, serial, atau drama. Di Korea Selatan, tren ini sangat kuat karena banyak drama mengambil latar tempat nyata yang memang bisa dikunjungi wisatawan. Mulai dari Nami Island yang melejit lewat Winter Sonata, Jumunjin Breakwater yang ikonik lewat Goblin, area Gapyeong yang sering muncul di drama romantis, sampai Jeju Island yang menjadi setting banyak cerita cinta dan healing.
Namun, tidak semua lokasi syuting drama Korea mudah dimasukkan ke itinerary. Ada yang berada di pusat Seoul dan bisa dikunjungi dengan subway, ada yang perlu day trip dari Seoul, ada yang berada di luar kota seperti Gangneung, Chuncheon, dan Jeju, bahkan ada juga lokasi ikonik drama Korea yang sebenarnya berada di luar Korea seperti Quebec dan Swiss. Karena itu, penting untuk memilih lokasi berdasarkan waktu, jarak, dan gaya perjalanan.
Artikel ini akan membahas lokasi syuting drama Korea yang bisa dikunjungi di dunia nyata, mulai dari Crash Landing on You, Goblin, Winter Sonata, My Love from the Star, Bukchon, Gyeongbokgung, hingga Jeju Island. Kakak juga akan menemukan tips menyusun itinerary agar drama tourism tetap nyaman dan tidak terlalu padat.
Fenomena Drama Tourism di Korea Selatan
Drama tourism di Korea Selatan berkembang karena K-drama tidak hanya menjual cerita, tetapi juga suasana. Banyak drama Korea menampilkan kota, cafe, taman, jembatan, pantai, pulau, palace, dan desa hanok dengan visual yang sangat menarik. Akhirnya, penonton tidak hanya ingin menonton ceritanya, tetapi juga ingin merasakan lokasi tersebut secara langsung.
Contohnya, Nami Island menjadi sangat terkenal setelah muncul dalam Winter Sonata. Jumunjin Breakwater di Gangneung menjadi spot foto wajib untuk penggemar Goblin. Petite France di Gapyeong sering dikaitkan dengan My Love from the Star dan beberapa drama populer lainnya. Bukchon Hanok Village semakin dikenal karena sering muncul sebagai latar drama modern dan sageuk. Bahkan cafe, restoran, dan jalan kecil di Seoul bisa menjadi destinasi karena pernah muncul beberapa detik dalam adegan drama.
Untuk wisatawan Indonesia, drama tourism bisa menjadi tema itinerary yang seru. Kakak bisa membuat perjalanan berdasarkan drama favorit, misalnya rute romantis Nami Island dan Petite France, rute budaya Bukchon dan Gyeongbokgung, atau rute pantai Gangneung untuk penggemar Goblin. Jika ingin lebih fleksibel, konsep private trip ke Korea bisa membantu menyusun rute sesuai drama favorit, bukan hanya rute wisata standar.
Namun, drama tourism tetap perlu realistis. Beberapa lokasi tampak dekat di layar, tetapi sebenarnya berjauhan. Beberapa cafe atau toko bisa berubah nama, tutup, atau direnovasi. Beberapa spot juga berada di area privat atau lingkungan warga. Karena itu, selalu cek kondisi terbaru sebelum datang dan tetap jaga etika saat berfoto.
Lokasi Syuting Crash Landing on You
Crash Landing on You adalah salah satu drama Korea paling populer secara global. Drama ini punya banyak lokasi syuting yang tersebar di Korea dan luar Korea. Di Korea Selatan, beberapa lokasi yang bisa dikunjungi berada di Incheon, Pocheon, dan Chungju. Sementara beberapa adegan ikonik lainnya berada di Swiss, terutama area sekitar Danau Brienz dan Iseltwald.
Untuk itinerary Korea, Kakak bisa fokus pada lokasi yang berada di Korea Selatan. VISITKOREA bahkan pernah menampilkan rute tur bertema Crash Landing on You dengan beberapa versi, seperti Original, Pocheon, dan Incheon. Beberapa titik yang dikaitkan dengan tur tersebut antara lain Hantangang Skybridge, Pocheon Herb Island, Seonyeobawi Beach, Ontheflow Cafe, New Jemulpo Gurabu, dan Moda Outlet.
Hantangang Skybridge di Pocheon cocok untuk traveler yang suka pemandangan outdoor. Jembatan ini membentang di atas area lembah dengan view alam yang cukup dramatis. Jika Kakak ingin menggabungkan drama tourism dengan wisata alam ringan, Pocheon bisa menjadi pilihan menarik.
Incheon juga cocok untuk rute yang lebih mudah dari Seoul. Area seperti Seonyeobawi Beach dan beberapa cafe di Incheon sering masuk daftar lokasi syuting drama. Keuntungannya, Incheon tidak terlalu jauh dari Seoul, sehingga masih bisa dijadikan day trip atau rute tambahan sebelum/ setelah penerbangan, tergantung jadwal.
Perlu dicatat, spot paling ikonik Crash Landing on You di Swiss memang bukan berada di Korea. Jika Kakak melihat foto dermaga dan danau biru yang sangat terkenal, itu berada di Iseltwald, Swiss. Jadi, untuk itinerary Korea, pilih lokasi Korea-nya saja agar rute tetap realistis.
Rekomendasi rute Crash Landing on You di Korea
- Pocheon: Hantangang Skybridge dan Pocheon Herb Island.
- Incheon: Seonyeobawi Beach, cafe, dan area kota pelabuhan.
- Chungju: beberapa area alam yang dikaitkan dengan drama.
- Catatan: lokasi Swiss dari drama ini berada di luar Korea.

Goblin Drama Locations: Dari Incheon hingga Quebec
Goblin atau Guardian: The Lonely and Great God adalah drama yang sangat kuat secara visual. Banyak adegannya terasa cinematic, dari pantai, jalan kota, rumah bergaya klasik, sampai lokasi luar negeri. Karena itu, Goblin menjadi salah satu drama yang paling sering dicari penggemar untuk drama tourism.
Salah satu lokasi paling terkenal di Korea adalah Jumunjin Breakwater di Gangneung. Spot ini dikenal dari adegan pertemuan ikonik antara karakter utama. Setelah drama tayang, lokasi ini menjadi tempat foto populer. Banyak pengunjung datang membawa bunga atau properti kecil untuk meniru pose adegan tersebut.
Gangneung sendiri berada di wilayah Gangwon-do dan cocok dikunjungi sebagai day trip atau overnight trip dari Seoul. Selain Jumunjin Breakwater, Kakak bisa menikmati pantai, cafe, seafood, dan suasana pesisir yang lebih santai. Jika tidak ingin perjalanan terlalu terburu-buru, menginap satu malam di Gangneung akan jauh lebih nyaman.
Selain Gangneung, beberapa lokasi Goblin juga berada di Seoul dan Incheon. Area seperti Unhyeongung Yanggwan sering dikaitkan dengan rumah bergaya klasik dalam drama. Beberapa spot kota tua dan jalanan juga menjadi bagian dari vibe Goblin yang misterius dan romantis.
Namun, salah satu lokasi paling ikonik Goblin berada di Quebec, Kanada. Pintu merah, jalanan tua, dan suasana Eropa yang muncul dalam drama bukan berada di Korea. Jadi, jika Kakak ingin membuat itinerary Korea bertema Goblin, fokuslah pada Gangneung, Seoul, dan Incheon. Untuk lokasi Quebec, itu bisa menjadi bucket list terpisah.
Lokasi Goblin yang realistis untuk itinerary Korea
- Jumunjin Breakwater, Gangneung: spot ikonik adegan pantai.
- Gangneung coastal area: cocok untuk cafe dan pantai.
- Unhyeongung Yanggwan, Seoul: bangunan bergaya klasik yang sering dikaitkan dengan drama.
- Incheon old town area: cocok untuk suasana kota lama dan foto.
- Quebec: lokasi ikonik luar Korea, bukan bagian dari itinerary Korea Selatan.
Nami Island: Ikon Drama Winter Sonata
Nami Island adalah salah satu lokasi syuting drama Korea yang paling legendaris. Pulau ini menjadi sangat terkenal setelah muncul dalam Winter Sonata, drama klasik yang punya pengaruh besar terhadap gelombang Hallyu awal. Sampai sekarang, Nami Island masih menjadi destinasi wajib untuk penggemar drama Korea, pasangan, keluarga, dan wisatawan first timer.
Daya tarik Nami Island adalah suasananya yang berubah indah di setiap musim. Saat spring, pepohonan mulai segar dan bunga bermunculan. Saat summer, pulau terasa hijau dan rindang. Saat autumn, deretan pohon berubah warna kuning dan oranye. Saat winter, suasananya lebih hening dan romantis, terutama jika ada salju.
Spot paling ikonik di Nami Island adalah jalur pohon metasequoia dan ginkgo. Banyak pengunjung datang untuk berjalan santai, berfoto, naik sepeda, atau menikmati suasana pulau tanpa terburu-buru. Untuk penggemar Winter Sonata, Nami Island bukan hanya tempat wisata alam, tetapi juga nostalgia drama Korea yang sangat bersejarah.
Dari Seoul, Nami Island bisa dicapai dengan kombinasi ITX, subway, taxi, shuttle, atau private car. Jika ingin itinerary lebih praktis, Nami Island sering digabung dengan Petite France, Italian Village, Garden of Morning Calm, atau rail bike di area Gapyeong. Namun, jika tujuan Kakak adalah menikmati suasana, jangan terlalu banyak memasukkan destinasi dalam satu hari.
Nami Island cocok untuk hampir semua tipe traveler. Untuk pasangan, suasananya romantis. Untuk keluarga, jalurnya relatif nyaman. Untuk penggemar drama, nilainya sentimental. Untuk pencinta alam, pulau ini tetap cantik meskipun tidak mengikuti cerita dramanya.
My Love from the Star dan Petite France
My Love from the Star adalah drama populer yang membuat banyak penggemar ingin mengunjungi lokasi-lokasi romantis di Korea. Salah satu tempat yang sering dikaitkan dengan drama ini adalah Petite France di Gapyeong. VISITKOREA mencatat Petite France sebagai lokasi berbagai K-drama, termasuk My Love from the Star, Secret Garden, Vincenzo, Money Heist: Korea, dan Doona.
Petite France memiliki konsep desa budaya Prancis dengan bangunan warna-warni, dekorasi bergaya Eropa, dan nuansa The Little Prince. Tempat ini menarik karena visualnya berbeda dari destinasi Korea pada umumnya. Bagi penggemar drama, Petite France memberi pengalaman seperti berada di set drama romantis yang sedikit dreamy dan playful.
Karena lokasinya berada di area Gapyeong, Petite France paling mudah digabung dengan Nami Island. Dalam satu hari, Kakak bisa membuat rute Nami Island, Petite France, dan Garden of Morning Calm. Namun, untuk perjalanan yang lebih santai, pilih maksimal dua destinasi utama agar tidak terlalu terburu-buru.
Selain Petite France, beberapa lokasi My Love from the Star juga dikaitkan dengan area Seoul seperti N Seoul Tower, Namsan, dan beberapa titik kota lain. Jika Kakak ingin itinerary bertema drama romantis, rute Seoul–Gapyeong bisa menjadi pilihan yang cukup mudah dan populer.
Petite France cocok untuk traveler yang suka foto, pasangan, dan penggemar drama. Namun, jika membawa anak kecil atau lansia, perhatikan area yang menanjak dan banyak tangga ringan. Gunakan sepatu nyaman dan datang saat cuaca tidak terlalu panas.
Bukchon dan Gyeongbokgung dalam Drama

Bukchon Hanok Village dan Gyeongbokgung Palace sering muncul dalam drama Korea karena keduanya memperlihatkan sisi tradisional Korea yang sangat kuat. Bukchon menawarkan deretan rumah hanok di tengah Seoul, sedangkan Gyeongbokgung menghadirkan suasana istana kerajaan Joseon yang megah.
Untuk penggemar drama modern, Bukchon sering terasa familiar karena banyak drama menggunakan area hanok sebagai latar rumah, jalan kecil, atau adegan romantis. VISITKOREA juga mencatat bahwa sebagian besar drama True Beauty difilmkan di area Bukchon Hanok Village. Selain True Beauty, kawasan hanok seperti Bukchon dan sekitarnya juga sering muncul dalam berbagai drama karena visualnya sangat khas Korea.
Gyeongbokgung Palace lebih sering muncul dalam drama sejarah atau konten yang menampilkan budaya Korea. Walaupun tidak semua drama sageuk benar-benar difilmkan di Gyeongbokgung, palace ini tetap menjadi destinasi terbaik untuk merasakan suasana kerajaan Korea. Kakak bisa menyewa hanbok dan berfoto di area palace, sehingga pengalaman terasa lebih imersif.
Keunggulan Bukchon dan Gyeongbokgung adalah lokasinya mudah diakses. Keduanya berada di Seoul dan bisa digabung dalam satu hari bersama Insadong, Ikseon-dong, atau Changdeokgung. Ini cocok untuk first timer yang ingin drama tourism tanpa keluar kota.
Namun, Bukchon adalah area hunian warga. Jadi, jaga suara, jangan masuk ke area privat, dan jangan memotret rumah warga terlalu dekat. Drama tourism tetap harus dilakukan dengan etika, apalagi di lokasi yang masih menjadi ruang hidup masyarakat.
Jeju Island: Setting Drama Romantis

Jeju Island adalah salah satu lokasi paling cinematic di Korea Selatan. Banyak drama dan film menggunakan Jeju sebagai latar karena pulau ini punya lanskap yang lengkap: pantai, tebing, ladang, jalan pedesaan, hutan, air terjun, gunung, dan cafe dengan view laut. Suasana Jeju terasa berbeda dari Seoul, sehingga cocok untuk drama romantis, healing, keluarga, atau cerita yang membutuhkan nuansa lebih natural.
Beberapa drama populer mengambil latar atau sebagian adegan di Jeju karena pulau ini punya visual yang kuat. Seongsan Ilchulbong, Jusangjeolli Cliff, Oedolgae Rock, Camellia Hill, Seopjikoji, Jeju Folk Village, dan pantai-pantai Jeju sering menjadi pilihan untuk drama, variety show, maupun konten wisata.
Untuk traveler, Jeju tidak hanya menarik karena “pernah muncul di drama”, tetapi karena pulau ini memang indah untuk dikunjungi. Jika Kakak ingin merasakan sisi Korea yang lebih tenang, Jeju bisa menjadi pilihan setelah beberapa hari di Seoul. Rutenya bisa dibuat romantis, family-friendly, atau healing trip.
Karena Jeju adalah pulau, perjalanan ke sana membutuhkan penerbangan domestik dari Seoul, Busan, atau kota lain. Transportasi publik di Jeju tidak sepraktis Seoul, sehingga private car, rental car, atau private tour sangat membantu. Jika ingin menjadikan Jeju sebagai bagian dari itinerary drama tourism, sisihkan minimal 3 hari 2 malam agar tidak terlalu terburu-buru.
Untuk inspirasi perjalanan Jeju yang lebih natural dan fleksibel, Kakak bisa membaca artikel tentang trip Korea Jeju alam healing. Jeju sangat cocok untuk traveler yang ingin menggabungkan drama vibes, alam, dan waktu istirahat yang lebih manusiawi.
Tips Mengunjungi Lokasi Syuting Drama
Mengunjungi lokasi syuting drama Korea bisa sangat menyenangkan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman dan tidak mengecewakan.
Cek apakah lokasinya masih buka
Beberapa lokasi syuting berupa cafe, restoran, toko, atau bangunan privat yang bisa berubah nama, pindah, atau tutup. Sebelum datang, cek update terbaru di Naver Map, KakaoMap, Google review, atau website resmi jika ada.
Bedakan lokasi Korea dan luar Korea
Beberapa drama Korea memiliki adegan luar negeri. Crash Landing on You memiliki lokasi ikonik di Swiss, sedangkan Goblin memiliki lokasi ikonik di Quebec, Kanada. Jangan sampai memasukkan lokasi tersebut ke itinerary Korea karena memang berada di negara berbeda.
Gabungkan lokasi yang satu arah
Drama tourism lebih nyaman jika rutenya efisien. Misalnya, Bukchon–Gyeongbokgung–Insadong bisa digabung dalam satu hari. Nami Island–Petite France bisa digabung sebagai day trip Gapyeong. Jumunjin Breakwater lebih cocok digabung dengan Gangneung atau Sokcho.
Jangan terlalu mengejar banyak spot
Jika terlalu banyak lokasi syuting dalam satu hari, perjalanan bisa terasa melelahkan. Pilih 2–3 spot utama yang benar-benar ingin dikunjungi. Lebih baik punya waktu untuk menikmati suasana daripada hanya datang, foto cepat, lalu pergi.
Hormati area privat dan warga lokal
Beberapa lokasi syuting berada di lingkungan warga atau area bisnis aktif. Jangan berisik, jangan mengganggu pelanggan lain, dan jangan masuk area yang tidak diperbolehkan. Drama tourism yang baik tetap menghormati tempatnya.
Siapkan properti foto secukupnya
Banyak penggemar membawa bunga, scarf, atau pose tertentu untuk recreate adegan drama. Boleh saja, asalkan tidak menghalangi pengunjung lain. Ambil foto secukupnya dan beri kesempatan orang lain.
Gunakan itinerary custom jika lokasinya menyebar
Lokasi drama Korea bisa tersebar dari Seoul, Incheon, Gapyeong, Gangneung, sampai Jeju. Jika Kakak ingin itinerary yang lebih fleksibel, rute custom akan jauh lebih nyaman dibanding memaksakan transportasi umum untuk semua titik.
Untuk gambaran rute Korea yang lebih umum dan nyaman, Kakak bisa membaca destinasi Korea Selatan 7 hari. Dari sana, lokasi drama bisa disisipkan sesuai minat.
Contoh Itinerary Drama Tourism Korea 5 Hari
Agar lebih mudah membayangkan rutenya, berikut contoh itinerary singkat untuk penggemar drama Korea yang ingin mengunjungi lokasi syuting populer tanpa terlalu padat.
Hari 1: Seoul budaya dan hanok
Mulai dari Gyeongbokgung Palace, lanjut Bukchon Hanok Village, Insadong, dan Ikseon-dong. Rute ini cocok untuk penggemar drama yang suka suasana tradisional Seoul.
Hari 2: Gapyeong drama route
Kunjungi Nami Island untuk nuansa Winter Sonata, lalu lanjut ke Petite France yang dikenal sebagai lokasi berbagai drama termasuk My Love from the Star. Jika masih ada waktu dan energi, tambahkan Garden of Morning Calm.
Hari 3: Incheon atau Pocheon
Pilih salah satu. Incheon cocok untuk rute yang lebih dekat dan bisa dikaitkan dengan beberapa lokasi Crash Landing on You. Pocheon cocok jika ingin suasana outdoor seperti Hantangang Skybridge dan Pocheon Herb Island.
Hari 4: Gangneung Goblin route
Berangkat ke Gangneung untuk mengunjungi Jumunjin Breakwater, lalu lanjut menikmati pantai, cafe, dan seafood lokal. Jika tidak ingin pulang terlalu malam, menginap satu malam di Gangneung akan lebih nyaman.
Hari 5: Seoul free time
Gunakan hari terakhir untuk shopping, cafe hopping, atau mengunjungi lokasi drama lain di Seoul yang belum sempat didatangi. Hindari destinasi terlalu jauh jika hari berikutnya harus terbang pulang.
Jika ingin menambahkan Jeju Island, durasi sebaiknya diperpanjang menjadi 8–10 hari karena Jeju membutuhkan penerbangan domestik dan transportasi khusus di pulau.
FAQ
Apa lokasi syuting drama Korea yang bisa dikunjungi paling mudah dari Seoul?
Bukchon Hanok Village, Gyeongbokgung Palace, Insadong, Ikseon-dong, Namsan, dan beberapa cafe di Seoul termasuk yang paling mudah dikunjungi. Untuk day trip, Nami Island dan Petite France juga populer.
Di mana lokasi syuting Goblin yang paling terkenal di Korea?
Jumunjin Breakwater di Gangneung adalah salah satu lokasi Goblin paling terkenal di Korea. Spot ini populer untuk recreate adegan ikonik di tepi laut.
Apakah lokasi Crash Landing on You semuanya ada di Korea?
Tidak. Beberapa lokasi Crash Landing on You ada di Korea, seperti Incheon, Pocheon, dan Chungju. Namun, beberapa adegan ikonik berada di Swiss, terutama area Danau Brienz dan Iseltwald.
Nami Island terkenal karena drama apa?
Nami Island terkenal sebagai lokasi ikonik drama Winter Sonata. Sampai sekarang, pulau ini masih menjadi destinasi favorit penggemar drama Korea dan wisatawan first timer.
Apakah Jeju Island cocok untuk itinerary drama Korea?
Cocok. Jeju sering menjadi setting drama romantis dan healing karena lanskapnya indah, mulai dari pantai, tebing, ladang, hutan, sampai cafe view laut. Namun, sisihkan minimal 3 hari 2 malam agar lebih nyaman.
Penutup: Drama Korea Bisa Jadi Inspirasi Itinerary yang Lebih Personal
Lokasi syuting drama Korea yang bisa dikunjungi membuat liburan terasa lebih personal. Bukan hanya melihat tempat wisata, Kakak bisa datang ke lokasi yang punya hubungan emosional dengan cerita favorit. Dari Crash Landing on You di Pocheon dan Incheon, Goblin di Gangneung, Winter Sonata di Nami Island, My Love from the Star di Petite France, sampai suasana romantis Jeju Island, setiap lokasi punya cerita sendiri.
Kuncinya adalah menyusun itinerary dengan realistis. Pilih lokasi yang satu arah, cek update terbaru, jangan terlalu banyak memasukkan spot dalam satu hari, dan tetap hormati area publik maupun privat. Dengan perencanaan yang tepat, drama tourism bisa menjadi highlight perjalanan Korea yang sangat berkesan.
Kalau Kakak ingin mencari inspirasi itinerary, tips musim, dan ide liburan Korea maupun Jepang yang lebih mudah dipahami, Kakak bisa follow Instagram Howliday dan menonton video perjalanan di YouTube Howliday. Semoga perjalanan Kakak ke lokasi syuting drama Korea nanti terasa seperti masuk ke adegan favorit di dunia nyata.