Festival Salju Terbaik di Korea Selatan Tahun Ini

festival salju korea

Pengenalan: Kenapa Festival Salju Korea Wajib Masuk Winter Trip?

Festival salju korea adalah salah satu alasan paling seru untuk mengunjungi Korea Selatan saat musim dingin. Bagi wisatawan Indonesia yang jarang merasakan salju, festival winter di Korea menawarkan pengalaman yang terasa sangat berbeda: melihat lanskap putih, mencoba ice fishing, bermain snow sledding, melihat patung salju, menikmati kuliner hangat, dan merasakan udara dingin yang benar-benar winter.

Korea Selatan punya banyak destinasi musim dingin, terutama di wilayah Gangwon-do seperti Pyeongchang, Hwacheon, Taebaek, dan Daegwallyeong. Area-area ini dikenal memiliki suhu lebih dingin dibanding Seoul, sehingga lebih sering menjadi lokasi festival es, salju, dan aktivitas winter outdoor. Untuk traveler yang ingin merasakan salju tanpa harus pergi terlalu jauh dari Seoul, beberapa festival bisa dijadikan day trip atau short overnight trip.

Namun, memilih festival salju tidak bisa asal. Ada festival yang cocok untuk keluarga, ada yang lebih cocok untuk traveler aktif, ada yang fokus pada ice fishing, ada yang terkenal dengan patung salju, dan ada juga yang lebih nyaman digabungkan dengan ski resort atau festival lampu. Selain itu, jadwal festival winter bisa berubah mengikuti cuaca, kondisi salju, dan ketebalan es. Jadi, itinerary harus dibuat fleksibel.

Artikel ini akan membahas rekomendasi festival salju Korea terbaik, kapan biasanya berlangsung, aktivitas yang bisa dicoba, akses dari Seoul, tips outfit, estimasi biaya, serta contoh itinerary winter yang realistis untuk wisatawan Indonesia. Jika kamu masih membayangkan seperti apa suasana winter di Korea secara umum, kamu bisa membaca panduan musim dingin Korea Selatan sebelum menentukan festival mana yang paling cocok.

festival salju korea

Kenapa Festival Salju Korea Menarik untuk Wisatawan Indonesia?

Festival salju Korea menarik karena memberi pengalaman winter yang lebih hidup daripada sekadar melihat salju dari kejauhan. Di beberapa festival, pengunjung bisa ikut memancing ikan di atas danau beku, mencoba menangkap trout dengan tangan kosong, bermain sledding, melihat ice sculpture, menikmati street food hangat, atau berfoto di area penuh dekorasi musim dingin.

Untuk wisatawan Indonesia, pengalaman ini terasa spesial karena sangat berbeda dengan cuaca tropis sehari-hari. Banyak traveler datang ke Korea saat winter bukan hanya untuk shopping atau city tour di Seoul, tetapi juga ingin merasakan momen “benar-benar dingin” dengan aktivitas yang tidak bisa dilakukan di Indonesia.

Festival winter juga cocok untuk berbagai tipe traveler. Keluarga dengan anak bisa memilih festival yang punya area bermain salju dan sledding. Couple bisa mencari festival dengan pemandangan malam atau snow sculpture yang cantik. Traveler aktif bisa mencoba ice fishing, snow hiking ringan, atau menggabungkan festival dengan ski resort.

Yang perlu dipahami, festival salju Korea biasanya berada di luar Seoul. Artinya, kamu harus memperhitungkan waktu perjalanan, transportasi, suhu yang lebih dingin, dan stamina. Jika kamu pergi bersama anak kecil atau orang tua, itinerary sebaiknya dibuat lebih santai dan tidak terlalu banyak memasukkan aktivitas outdoor dalam satu hari.

Kapan Musim Festival Salju di Korea Selatan?

Musim festival salju Korea biasanya berlangsung dari akhir Desember sampai Februari, dengan puncak aktivitas pada Januari. Periode ini adalah saat suhu di banyak wilayah Korea berada di titik paling dingin, terutama di area pegunungan dan provinsi Gangwon-do. Namun, setiap festival punya jadwal yang berbeda.

Pyeongchang Trout Festival pada 2026 berlangsung dari 9 Januari sampai 9 Februari. Taebaeksan Mountain Snow Festival 2026 berlangsung dari 31 Januari sampai 8 Februari. Daegwallyeong Snow Festival 2026 berlangsung dari 13 sampai 22 Februari. Sementara Hwacheon Sancheoneo Ice Festival biasanya menjadi salah satu festival winter paling populer, dengan aktivitas ice fishing, snow sledding, dan berbagai atraksi musim dingin.

Untuk winter season berikutnya, terutama akhir 2026 sampai awal 2027, tanggal final setiap festival perlu dicek ulang mendekati keberangkatan. Festival salju dan es sangat bergantung pada cuaca, kondisi salju, suhu, serta keamanan area beku. Jika musim terlalu hangat atau kondisi es belum aman, beberapa aktivitas bisa berubah, ditunda, atau dibatasi.

Tips praktisnya, jangan hanya memilih tanggal berdasarkan tahun sebelumnya. Gunakan jadwal lama sebagai referensi awal, lalu cek ulang website resmi festival, VisitKorea, atau kanal tourism lokal sekitar 1–2 bulan sebelum berangkat.

1. Hwacheon Sancheoneo Ice Festival

Hwacheon Sancheoneo Ice Festival adalah salah satu festival musim dingin Korea yang paling terkenal. Festival ini berada di Hwacheon, Gangwon-do, dan dikenal dengan aktivitas utama berupa ice fishing di atas sungai atau area beku. Pengunjung bisa mengebor lubang di permukaan es, memancing sancheoneo atau mountain trout, lalu menikmati hasil tangkapan yang biasanya bisa dimasak di area festival.

Selain ice fishing, festival ini juga menawarkan aktivitas seperti snow sledding, ice sledding, bobsledding, ice sculpture, dan berbagai atraksi winter lain. VisitKorea mencatat festival ini pernah disebut sebagai salah satu “Seven Wonders of Winter” oleh CNN pada 2011 dan menarik banyak pengunjung setiap tahun.

Festival ini cocok untuk traveler yang ingin pengalaman winter yang aktif dan unik. Jika kamu hanya ingin foto cantik, mungkin festival ini terasa terlalu activity-based. Namun, jika ingin mencoba hal yang benar-benar berbeda, Hwacheon bisa menjadi salah satu pilihan terbaik.

Akses dari Seoul bisa dilakukan dengan transportasi umum kombinasi train/bus, tetapi untuk wisatawan Indonesia, join tour atau private car sering lebih praktis. Perjalanan bisa cukup panjang, dan saat winter kamu perlu memperhitungkan cuaca, jalanan licin, dan jam operasional festival.

2. Pyeongchang Trout Festival

Pyeongchang Trout Festival adalah pilihan menarik untuk traveler yang ingin menikmati winter di daerah yang identik dengan salju dan pegunungan. Pyeongchang dikenal sebagai salah satu area winter paling populer di Korea, terutama karena pernah menjadi tuan rumah Winter Olympics 2018. Festival ini biasanya berlangsung di sekitar Odaecheon Stream, Jinbu-myeon.

Menurut VisitKorea, Pyeongchang Trout Festival membawa tema “A Winter Story of Snow, Ice, and Trout” dan memberi kesempatan pengunjung mencoba trout fishing di atas sungai yang membeku. Pada 2026, festival ini berlangsung dari 9 Januari sampai 9 Februari.

Selain ice fishing, beberapa aktivitas festival bisa mencakup snow sledding, permainan winter, pengalaman memasak atau mencicipi trout, dan area foto musim dingin. Untuk keluarga, festival ini cukup menarik karena ada aktivitas yang bisa dinikmati anak dan orang dewasa. Namun, pastikan anak memakai outfit winter yang benar karena berada lama di area terbuka bisa sangat dingin.

Pyeongchang juga mudah digabungkan dengan ski resort. Jika kamu ingin itinerary lebih lengkap, kamu bisa mengatur satu hari untuk festival dan satu hari untuk ski resort atau snow activity. Ini cocok untuk winter trip 5–7 hari yang tidak hanya fokus di Seoul.

festival salju korea dengan pemandangan winter trip yang cocok untuk wisatawan Indonesia

3. Taebaeksan Mountain Snow Festival

Taebaeksan Mountain Snow Festival cocok untuk traveler yang ingin melihat sisi winter Korea yang lebih dramatis. Festival ini berlangsung di area Taebaeksan Mountain dan kota Taebaek, yang terkenal dengan lanskap gunung dan suasana musim dingin yang kuat. Jika kamu membayangkan snow sculpture besar, pegunungan bersalju, dan atmosfer kota winter yang lebih lokal, Taebaek layak dipertimbangkan.

Korea.net versi Indonesia mencatat bahwa Festival Salju Gunung Taebaeksan 2026 berlangsung dari 31 Januari sampai 8 Februari di area Taman Nasional Taebaeksan, dengan berbagai program seperti aktivitas winter dan program bertema gunung. Taebaek City juga menyebut festival ini sebagai event winter yang digelar setiap Januari di sekitar kota, Taebaeksan National Park, Hwangji Pond, dan 365 Safetown.

Karakter Taebaeksan berbeda dari Hwacheon atau Pyeongchang. Jika Hwacheon dan Pyeongchang lebih identik dengan trout fishing, Taebaeksan lebih kuat pada suasana snow mountain, sculpture, dan winter landscape. Ini cocok untuk traveler yang suka pemandangan, foto, dan suasana festival yang lebih scenic.

Namun, Taebaek tidak selalu menjadi day trip paling ringan dari Seoul. Perjalanan bisa cukup panjang, sehingga lebih nyaman jika dimasukkan ke itinerary overnight atau digabungkan dengan rute winter lain di Gangwon-do. Untuk traveler yang ingin praktis, tour khusus winter atau private transport bisa lebih nyaman dibanding mengatur semuanya sendiri.

4. Daegwallyeong Snow Festival

Daegwallyeong Snow Festival berlangsung di Daegwallyeong, Pyeongchang, dan dikenal dengan suasana salju khas dataran tinggi. VisitKorea mencatat festival ini digelar setiap Januari, sementara jadwal 2026 tercatat berlangsung pada 13–22 Februari. Lokasinya berada di area yang sudah lama dikenal sebagai salah satu ikon winter Korea.

Festival ini cocok untuk traveler yang ingin menikmati suasana snow village, snow sculpture, dan aktivitas winter yang lebih santai. Karena berada di Pyeongchang, Daegwallyeong bisa digabungkan dengan destinasi lain seperti ski resort, sheep ranch, atau festival winter terdekat, tergantung tanggal perjalanan.

Keunggulan Daegwallyeong adalah atmosfer dataran tingginya. Udara bisa terasa sangat dingin, tetapi pemandangan winter-nya kuat. Untuk wisatawan Indonesia, area ini memberi pengalaman yang berbeda dari Seoul karena lanskapnya lebih terbuka dan bernuansa countryside.

Tipsnya, cek transportasi dengan teliti. Beberapa area di Pyeongchang tidak selalu mudah dijangkau hanya dengan subway atau transportasi kota. Jika itinerary ingin dibuat nyaman, terutama untuk keluarga, gunakan tour harian atau private car.

5. Inje Icefish Festival

Inje Icefish Festival adalah alternatif lain untuk traveler yang ingin merasakan festival es dan aktivitas winter di Korea. Inje berada di Gangwon-do dan dikenal dengan lanskap alamnya. Festival icefish biasanya menghadirkan pengalaman memancing ikan kecil di atas es, permainan winter, dan suasana lokal yang berbeda dari festival yang lebih mainstream.

Festival seperti ini cocok untuk traveler yang sudah pernah ke Korea atau ingin mencoba destinasi yang tidak terlalu umum. Namun, karena akses dan jadwal bisa lebih menantang untuk first timer, riset terbaru sangat penting sebelum memasukkannya ke itinerary.

Jika kamu pergi dengan anak atau orang tua, pastikan festival yang dipilih punya fasilitas memadai, akses toilet, tempat makan, area hangat, dan transportasi yang tidak terlalu merepotkan. Jangan hanya tergoda dengan nama festival, tetapi cek juga kenyamanan di lapangan.

6. Ski Resort dan Snow Activity sebagai Alternatif Festival

Jika jadwal festival salju Korea tidak cocok dengan tanggal perjalananmu, ski resort bisa menjadi alternatif yang lebih stabil. Beberapa resort winter biasanya beroperasi sepanjang musim dingin, meskipun jadwal dan kondisi salju tetap perlu dicek. Untuk traveler Indonesia, ski resort populer seperti Vivaldi Park, Elysian Gangchon, Yongpyong, dan Phoenix Park sering masuk itinerary winter.

Keunggulan ski resort adalah aktivitasnya lebih jelas: ski, snowboard, snow sledding, gondola, snow park, atau sekadar foto dengan latar salju. Untuk pemula, kamu tidak harus langsung mencoba ski serius. Banyak traveler cukup menikmati sledding atau area snow play yang lebih ringan.

Ski resort juga bisa lebih cocok untuk keluarga karena beberapa tempat menyediakan fasilitas yang lebih lengkap dibanding festival outdoor. Namun, biaya bisa lebih tinggi, terutama jika menyewa pakaian, peralatan, lift pass, atau mengambil lesson.

Jika kamu pergi bersama anak, baca juga panduan liburan Korea Selatan bersama anak saat musim dingin agar itinerary lebih ramah keluarga dan tidak terlalu memaksakan aktivitas outdoor.

festival salju korea dengan aktivitas winter dan suasana pegunungan bersalju

Persiapan dan Tips Sebelum Datang ke Festival Salju

Persiapan ke festival salju Korea harus lebih serius dibanding city tour di Seoul. Suhu di area festival bisa jauh lebih dingin, terutama karena banyak aktivitas dilakukan di ruang terbuka, dekat sungai beku, atau area pegunungan. Angin juga bisa membuat suhu terasa lebih rendah dari angka di aplikasi cuaca.

Outfit wajib yang sebaiknya disiapkan:

  • Thermal inner: lapisan dasar agar tubuh tetap hangat.
  • Sweater atau fleece: lapisan tengah untuk menahan panas tubuh.
  • Winter coat: pilih yang cukup tebal dan tahan angin.
  • Beanie atau penutup kepala: kepala dan telinga cepat terasa dingin.
  • Sarung tangan: pilih yang hangat dan kalau bisa touchscreen-friendly.
  • Syal: membantu melindungi leher dari angin.
  • Kaus kaki hangat: bawa cadangan jika aktivitas dekat salju atau es.
  • Sepatu anti-slip: penting karena area festival bisa licin.
  • Heat pack: sangat membantu untuk tangan, kaki, atau saku coat.

Untuk festival ice fishing, gunakan sarung tangan yang tahan dingin dan siapkan alas duduk kecil jika diperlukan. Banyak pengunjung akan berada di atas es cukup lama, jadi kenyamanan kecil seperti cushion, hot pack, dan botol minum hangat bisa membuat pengalaman jauh lebih baik.

Jangan lupa bawa power bank. Suhu dingin bisa membuat baterai HP lebih cepat turun. Simpan HP di dalam coat saat tidak digunakan, bukan di luar tas yang langsung terkena dingin.

Rekomendasi Festival Berdasarkan Tipe Traveler

Tidak semua festival cocok untuk semua orang. Berikut panduan singkat agar kamu lebih mudah memilih festival salju Korea yang sesuai.

Untuk first timer

Pyeongchang Trout Festival atau Daegwallyeong Snow Festival bisa menjadi pilihan karena namanya cukup dikenal dan area Gangwon-do sudah populer sebagai destinasi winter. Jika ingin lebih mudah, pilih tour harian dari Seoul.

Untuk keluarga dengan anak

Pilih festival atau resort yang punya fasilitas lengkap, toilet, area makan, dan aktivitas anak seperti snow sledding. Pyeongchang atau ski resort dengan snow play area bisa lebih nyaman dibanding festival yang terlalu fokus pada ice fishing outdoor.

Untuk traveler yang suka aktivitas unik

Hwacheon Sancheoneo Ice Festival cocok karena aktivitas ice fishing dan bare-handed trout catching terasa sangat khas. Ini bukan sekadar foto salju, tetapi pengalaman winter yang lebih interaktif.

Untuk pencinta pemandangan

Taebaeksan Mountain Snow Festival cocok untuk suasana gunung, snow sculpture, dan winter landscape. Jika kamu suka foto pemandangan dan suasana alam, Taebaek terasa lebih scenic.

Untuk itinerary santai

Gabungkan Seoul city tour dengan satu festival atau satu ski resort saja. Jangan memasukkan terlalu banyak festival dalam satu perjalanan pendek karena jaraknya bisa cukup jauh dan tubuh cepat lelah di cuaca dingin.

Contoh Itinerary Festival Salju Korea

Berikut contoh itinerary yang bisa kamu jadikan gambaran. Rute ini dibuat agar tetap realistis untuk wisatawan Indonesia yang ingin menikmati winter tanpa terlalu kelelahan.

Itinerary 5 hari: Seoul dan festival winter ringan

  • Hari 1: Tiba di Seoul, check-in, Myeongdong atau area hotel.
  • Hari 2: Gyeongbokgung, Bukchon, Insadong, Ikseon-dong.
  • Hari 3: Day trip ke festival salju atau ski resort.
  • Hari 4: Seongsu, Seoul Forest, Hongdae, atau festival lampu malam.
  • Hari 5: Belanja oleh-oleh, packing, dan pulang.

Itinerary 7 hari: Seoul, Pyeongchang, dan winter activity

  • Hari 1: Tiba di Seoul dan adaptasi cuaca.
  • Hari 2: Seoul city tour klasik.
  • Hari 3: Pyeongchang Trout Festival atau Daegwallyeong Snow Festival.
  • Hari 4: Ski resort atau snow sledding.
  • Hari 5: Kembali ke Seoul, shopping, kafe, dan kuliner hangat.
  • Hari 6: Nami Island, Garden of Morning Calm, atau festival lampu.
  • Hari 7: Free time dan pulang.

Itinerary keluarga: jangan terlalu padat

Jika membawa anak, cukup pilih satu festival salju atau satu ski resort. Jangan memaksakan festival outdoor dua hari berturut-turut karena suhu dingin bisa membuat anak cepat lelah. Selingi dengan aktivitas indoor seperti Lotte World, COEX Aquarium, mall, museum, atau kafe yang nyaman.

Untuk liburan akhir Desember sampai awal Januari, kamu juga bisa menggabungkan festival winter dengan liburan Tahun Baru Korea Selatan. Namun, ingat bahwa periode ini termasuk peak season, jadi hotel, transportasi, dan tiket aktivitas perlu dipesan lebih awal.

festival salju korea sebagai bagian dari itinerary winter Korea Selatan bersama keluarga

Estimasi Biaya Mengunjungi Festival Salju Korea

Biaya festival salju Korea tergantung lokasi, transportasi, jenis aktivitas, dan apakah kamu pergi sendiri atau ikut tour. Secara umum, day trip festival dari Seoul bisa lebih hemat jika menggunakan public transport, tetapi lebih praktis jika ikut tour atau private car.

Estimasi biaya per orang:

  • Transportasi public dari Seoul: sekitar 30.000–80.000 won, tergantung lokasi dan kombinasi train/bus.
  • Join tour harian: sekitar Rp700.000–Rp1.800.000 per orang, tergantung festival, inclusions, dan musim.
  • Private car: mulai dari beberapa juta rupiah per hari, lebih worth it jika pergi keluarga atau grup kecil.
  • Tiket masuk festival: bervariasi, beberapa area gratis, beberapa aktivitas seperti fishing, sledding, atau experience ticket berbayar.
  • Sewa pakaian/peralatan winter: bervariasi, terutama jika digabungkan dengan ski resort.
  • Makan dan snack: sekitar 15.000–40.000 won per orang untuk satu hari festival, tergantung pilihan makanan.

Untuk trip winter 5 hari yang mencakup satu festival salju, siapkan tambahan budget sekitar Rp1.000.000–Rp3.000.000 per orang untuk aktivitas winter, di luar tiket pesawat dan hotel. Jika ingin ski resort lengkap dengan equipment rental dan lift pass, budget bisa lebih tinggi.

Jangan lupa menghitung biaya outfit. Jika belum punya winter coat, thermal, sarung tangan, dan sepatu yang sesuai, biaya persiapan dari Indonesia bisa cukup besar. Beberapa barang bisa dibeli atau disewa, tetapi untuk kenyamanan, thermal dan aksesori dasar sebaiknya disiapkan sendiri.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengunjungi Festival Salju

Kesalahan pertama adalah meremehkan suhu. Banyak traveler berpikir coat biasa sudah cukup, padahal berada di area es terbuka selama beberapa jam bisa jauh lebih dingin daripada jalan santai di Seoul. Gunakan layering yang benar dan bawa heat pack.

Kesalahan kedua adalah tidak mengecek jadwal terbaru. Festival salju sangat bergantung pada cuaca. Tanggal, jam operasional, dan aktivitas bisa berubah. Selalu cek update resmi sebelum berangkat.

Kesalahan ketiga adalah memilih festival yang terlalu jauh untuk day trip. Beberapa lokasi memang bisa dicapai dari Seoul, tetapi perjalanan pergi-pulang bisa melelahkan. Jika jaraknya jauh, pertimbangkan menginap semalam atau ikut tour yang sudah mengatur transportasi.

Kesalahan keempat adalah membawa sepatu yang licin. Area festival bisa basah, bersalju, atau beku. Sepatu fashion yang solnya licin bisa membuat perjalanan tidak nyaman dan berisiko terpeleset.

Kesalahan kelima adalah membuat jadwal outdoor terlalu padat. Setelah beberapa jam di cuaca dingin, tubuh akan lebih cepat lelah. Selingi dengan indoor activity, kafe, restoran hangat, atau waktu istirahat di hotel.

FAQ Seputar Festival Salju Korea

Kapan waktu terbaik datang ke festival salju Korea?

Waktu terbaik biasanya Januari sampai Februari, tergantung festival dan kondisi cuaca. Beberapa festival dimulai akhir Desember, tetapi aktivitas es biasanya lebih aman saat suhu sudah cukup dingin. Selalu cek jadwal resmi terbaru sebelum berangkat.

Festival salju Korea mana yang paling cocok untuk first timer?

Pyeongchang Trout Festival, Hwacheon Sancheoneo Ice Festival, dan Daegwallyeong Snow Festival bisa menjadi pilihan populer. Untuk first timer, join tour dari Seoul sering lebih praktis karena transportasi sudah diatur.

Apakah festival salju Korea cocok untuk anak-anak?

Cocok, asalkan memilih festival yang punya fasilitas ramah keluarga dan aktivitas ringan seperti snow sledding. Pastikan anak memakai outfit winter lengkap, membawa sarung tangan cadangan, dan tidak terlalu lama berada di outdoor.

Apakah bisa melihat salju di Seoul tanpa pergi ke festival?

Bisa saja jika sedang turun salju, tetapi tidak bisa dijamin. Jika ingin pengalaman salju yang lebih pasti, lebih baik pergi ke ski resort, area pegunungan, atau festival winter di Gangwon-do.

Perlu private car untuk festival salju Korea?

Tidak selalu, tetapi private car atau join tour akan jauh lebih nyaman untuk keluarga, rombongan, atau festival yang akses public transport-nya tidak sederhana. Public transport bisa lebih hemat, tetapi perlu riset rute dan jadwal yang detail.

Apa outfit wajib untuk festival salju Korea?

Thermal inner, sweater atau fleece, winter coat, beanie, syal, sarung tangan, kaus kaki hangat, sepatu anti-slip, dan heat pack sangat disarankan. Untuk aktivitas salju, pakaian tahan angin dan sepatu nyaman sangat penting.

Penutup: Festival Salju Korea Bikin Winter Trip Lebih Berkesan

Festival salju Korea adalah cara terbaik untuk merasakan musim dingin Korea secara lebih hidup. Kamu tidak hanya melihat salju, tetapi juga bisa mencoba ice fishing, snow sledding, melihat snow sculpture, menikmati makanan hangat, dan merasakan suasana winter di luar Seoul yang lebih autentik.

Pilih festival berdasarkan gaya perjalananmu. Hwacheon cocok untuk pengalaman ice fishing yang unik. Pyeongchang cocok untuk aktivitas trout dan winter resort. Taebaeksan cocok untuk pemandangan snow mountain. Daegwallyeong cocok untuk suasana dataran tinggi bersalju. Jika jadwal festival tidak cocok, ski resort bisa menjadi alternatif yang tetap seru.

Yang paling penting, siapkan outfit dengan benar, cek jadwal resmi terbaru, dan jangan membuat itinerary terlalu padat. Winter trip akan terasa jauh lebih menyenangkan jika kamu punya waktu untuk beristirahat, menghangatkan diri, dan menikmati momen tanpa terburu-buru.

Kalau kamu ingin mencari inspirasi itinerary Korea, tips musim dingin, dan ide perjalanan Asia yang lebih fleksibel untuk keluarga atau private trip, kamu bisa mengikuti Howliday di Instagram Howliday dan menonton video perjalanan di YouTube Howliday. Semoga winter trip kamu ke Korea Selatan penuh salju, hangat di hati, dan jadi perjalanan yang benar-benar berkesan.