Festival Musim Panas Jepang Untuk Pemula Wajib Kamu Tahu Sebelum ke Jepang!

Mengapa Festival Musim Panas di Jepang Begitu Istimewa?
Jika kamu berencana berlibur ke Jepang antara bulan Juni hingga Agustus, kamu akan menemukan suasana yang berbeda dari biasanya. Suhu yang hangat, aroma makanan kaki lima, dan pesta rakyat di mana-mana menjadi ciri khas festival musim panas Jepang untuk pemula.
Musim ini disebut Natsu Matsuri, dan setiap kota punya perayaan uniknya sendiri. Bagi kamu yang baru pertama kali ke Jepang, menghadiri festival musim panas Jepang untuk pemula adalah cara terbaik untuk mengenal budaya, makanan, dan keramahan masyarakat Jepang.

Sejarah dan Makna Festival Musim Panas di Jepang
1. Akar Budaya dari Tradisi Shinto dan Budha
Sebagian besar festival musim panas di Jepang berakar dari tradisi agama Shinto dan Budha. Dulu, festival diadakan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada dewa atas hasil panen atau untuk menenangkan arwah leluhur. Kini, festival musim panas Jepang untuk pemula juga menjadi ajang rekreasi dan hiburan bagi masyarakat lokal maupun turis.
2. Kombinasi Tradisi dan Hiburan Modern
Meski berakar dari sejarah kuno, festival musim panas di Jepang kini tampil dengan warna modern. Selain parade dan tarian tradisional, ada juga konser musik, booth makanan kekinian, hingga lomba cosplay bertema matsuri yang menarik perhatian anak muda.

Festival Musim Panas Jepang untuk Pemula: Rekomendasi Wajib Dikunjungi
1. Gion Matsuri – Kyoto
Salah satu festival paling terkenal di Jepang, Gion Matsuri, berlangsung sepanjang bulan Juli di Kyoto. Festival ini menampilkan parade besar dengan kereta hias raksasa (Yamaboko Junko) yang ditarik di jalanan utama.
Hal menarik:
- Parade utama diadakan pada 17 Juli
- Pengunjung bisa menyewa yukata dan ikut menonton di pinggir jalan
- Banyak stan makanan khas seperti takoyaki, yakisoba, dan kakigori
Gion Matsuri adalah contoh sempurna dari festival musim panas Jepang untuk pemula, karena menampilkan keindahan budaya dan tradisi dalam satu tempat.
2. Sumidagawa Fireworks Festival – Tokyo
Jika kamu ingin menikmati pesta kembang api terbesar di Jepang, datanglah ke Sumidagawa Hanabi Taikai di Tokyo. Festival ini diadakan setiap akhir Juli di sepanjang Sungai Sumida dan menarik lebih dari satu juta pengunjung setiap tahunnya.
Tips untuk pemula:
- Datang lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk yang strategis
- Bawa tikar kecil (disebut leisure sheet) dan camilan
- Gunakan yukata agar pengalaman terasa lebih autentik
3. Nebuta Matsuri – Aomori
Festival ini dikenal karena arak-arakan lentera raksasa berbentuk samurai, dewa, dan karakter mitologi Jepang. Disertai tabuhan taiko dan tarian energik, Nebuta Matsuri menawarkan pengalaman visual yang luar biasa.
Fakta menarik:
- Festival berlangsung setiap 2–7 Agustus
- Lentera dibuat setinggi 5 meter dan diterangi dari dalam
- Pengunjung bisa ikut menari bersama penduduk lokal
Nebuta Matsuri cocok dimasukkan dalam daftar festival musim panas Jepang untuk pemula karena mudah diikuti dan sangat fotogenik.
4. Tenjin Matsuri – Osaka
Osaka juga punya festival musim panas besar bernama Tenjin Matsuri, diadakan setiap 24–25 Juli. Dikenal sebagai “festival sungai”, acara ini menampilkan parade kapal di Sungai Okawa dengan ratusan lentera yang mengapung di malam hari.
Kegiatan menarik:
- Parade day cruise dengan peserta berpakaian kimono tradisional
- Pertunjukan kembang api di malam hari
- Area street food yang sangat ramai di Tenmangu Shrine

Tips Menghadiri Festival Musim Panas Jepang untuk Pemula
1. Kenakan Yukata untuk Suasana Lebih Autentik
Yukata, kimono versi ringan yang biasanya digunakan saat musim panas, bisa disewa di berbagai tempat wisata seperti Asakusa, Kyoto, dan Osaka. Banyak turis memakai yukata berpasangan, membuat suasana festival terasa lebih hidup.
2. Datang Lebih Awal
Festival besar di Jepang biasanya sangat ramai. Untuk mendapatkan tempat strategis menonton parade atau kembang api, datanglah minimal satu jam sebelum acara dimulai.
3. Bawa Tunai
Meskipun Jepang terkenal dengan kemajuan teknologinya, banyak stan makanan dan permainan festival yang hanya menerima pembayaran tunai. Pastikan membawa uang yen dalam pecahan kecil.
4. Cicipi Makanan Khas Festival
Beberapa makanan populer yang wajib dicoba di festival musim panas Jepang untuk pemula antara lain:
- Takoyaki: Bola adonan gurita khas Osaka
- Yakitori: Tusuk sate ayam dengan saus manis asin
- Kakigori: Es serut sirup rasa buah, cocok untuk cuaca panas
- Taiyaki: Kue berbentuk ikan berisi kacang merah atau custard

Fakta Menarik Tentang Festival Musim Panas Jepang
- Warna lentera pada festival memiliki makna: merah untuk keberuntungan, putih untuk kesucian, dan emas untuk kemakmuran.
- Banyak festival yang memiliki “tarian khas” seperti Bon Odori, yang bisa diikuti siapa pun termasuk turis.
- Di beberapa daerah seperti Okinawa, festival musim panas dikombinasikan dengan pertunjukan Eisa Dance — tarian tradisional yang penuh semangat.
Baca juga: https://howliday.id/persyaratan-masuk-jepang-terbaru/
FAQ: Festival Musim Panas Jepang Untuk Pemula
Q: Kapan waktu terbaik untuk menghadiri festival musim panas di Jepang?
A: Antara akhir Juni hingga awal Agustus, tergantung wilayah. Wilayah utara seperti Hokkaido biasanya mengadakan festival lebih lambat karena suhu yang lebih dingin.
Q: Apakah festival musim panas berbayar?
A: Sebagian besar gratis, tapi beberapa acara kembang api atau parade besar menyediakan area berbayar dengan tempat duduk eksklusif.
Q: Apa perbedaan yukata dan kimono?
A: Yukata lebih ringan, terbuat dari katun, dan digunakan khusus di musim panas, sedangkan kimono lebih formal dan tebal.
Q: Apakah anak-anak bisa ikut festival?
A: Tentu saja! Festival Jepang sangat ramah keluarga, bahkan banyak permainan anak seperti menangkap ikan (kingyo sukui) atau lempar cincin.
Q: Apakah aman untuk turis menghadiri festival besar?
A: Ya, Jepang sangat aman. Namun tetap waspada di keramaian dan simpan barang berharga di tas depan.
Penutup
Mengikuti festival musim panas Jepang untuk pemula adalah cara terbaik memahami budaya Jepang secara langsung. Dari parade penuh warna di Kyoto hingga pesta kembang api di Tokyo, setiap festival punya cerita dan tradisi yang berbeda.
Selain menikmati atraksi budaya, jangan lupa mencicipi kuliner khas dan merasakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat lokal.
Untuk inspirasi perjalanan dan panduan lengkap wisata Jepang, kunjungi Instagram Howliday Travel dan channel YouTube Howliday Travel.