Tempat Terbaik Melihat Sakura di Korea Selatan 2026: Seoul, Busan, Jinhae, dan Jeju

Musim Sakura Korea: Kapan dan di Mana Sebaiknya Berkunjung?
Mencari tempat sakura korea selatan 2026 yang paling menarik untuk dikunjungi? Korea Selatan menawarkan banyak pengalaman menikmati cherry blossom, mulai dari jalanan penuh bunga di Seoul, tepian danau yang romantis, hingga festival sakura besar di Jinhae yang membuat seluruh kawasan terlihat seperti lautan bunga merah muda.
Namun, bunga sakura tidak mekar secara bersamaan di seluruh Korea. Wilayah selatan seperti Jeju dan Busan umumnya mengalami musim berbunga lebih awal, sedangkan Seoul menyusul beberapa hari kemudian. Perbedaan ini penting karena puncak keindahan bunga sakura berlangsung relatif singkat.
Selain memilih lokasi yang cantik, kamu juga perlu mempertimbangkan akses transportasi, tingkat keramaian, dan durasi perjalanan. Spot sakura yang terkenal di media sosial belum tentu paling nyaman untuk keluarga dengan anak kecil atau wisatawan yang ingin menikmati perjalanan santai.
Artikel ini membahas rekomendasi destinasi sakura Korea Selatan, prakiraan musim berbunga 2026, serta tips menyusun perjalanan musim semi. Karena musim sakura 2026 sudah berlalu, tanggal yang disebutkan digunakan sebagai referensi historis, bukan prakiraan untuk 2027.
1. Prediksi Jadwal Mekar Bunga Sakura Korea 2026
Musim sakura di Korea Selatan umumnya berlangsung dari akhir Maret hingga pertengahan April. Akan tetapi, waktu berbunga dapat berubah setiap tahun akibat suhu, curah hujan, dan kondisi cuaca menjelang musim semi.
Berdasarkan prakiraan yang diterbitkan Korea Tourism Organization pada 26 Februari 2026, bunga sakura diperkirakan mulai bermekaran dua hingga tujuh hari lebih awal dibandingkan rata-rata tahunan.
Berikut tanggal perkiraan awal mekar untuk beberapa kota utama pada 2026:
- Jeju Island: 25 Maret 2026.
- Busan: 25 Maret 2026.
- Jeonju: 28 Maret 2026.
- Gyeongju: 28 Maret 2026.
- Gangneung: 1 April 2026.
- Seoul: 3 April 2026.
- Incheon: 7 April 2026.
Perlu diingat bahwa tanggal tersebut merupakan prakiraan awal berbunga, bukan hasil pengamatan final atau tanggal seluruh bunga mencapai puncak mekar.
Dalam prakiraan tersebut, puncak sakura diperkirakan terjadi sekitar satu minggu setelah awal berbunga. Artinya, Jeju dan Busan diperkirakan mencapai periode terbaik sekitar awal April, sedangkan Seoul sekitar 10 April 2026.
Namun, hujan deras atau angin kencang dapat mempercepat gugurnya bunga. Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu tanggal ketika merencanakan perjalanan.
Informasi prakiraan resmi dapat dilihat melalui Korea Tourism Organization.
Kenapa waktu sakura Seoul dan Busan berbeda?
Perbedaan utamanya berkaitan dengan kondisi geografis dan suhu. Busan berada di wilayah selatan Korea dengan iklim yang umumnya lebih hangat pada awal musim semi. Sementara itu, Seoul berada lebih jauh ke utara sehingga periode berbunga biasanya datang belakangan.
Perbedaan tersebut justru bisa menjadi keuntungan. Jika memiliki waktu perjalanan cukup panjang, wisatawan berpotensi menikmati sakura di lebih dari satu kota dengan menyesuaikan urutan kunjungan.
Meski begitu, perjalanan lintas kota sebaiknya tidak dilakukan hanya untuk mengejar satu spot yang belum tentu sedang berbunga. Periksa kondisi aktual dan pertimbangkan waktu transportasi sebelum mengubah itinerary.
2. Festival Sakura Jinhae Gunhangje yang Spektakuler
Jika membicarakan festival sakura Korea Selatan, Jinhae Gunhangje hampir selalu menjadi salah satu nama yang paling banyak direkomendasikan.
Festival ini berlangsung di Jinhae-gu, bagian dari Kota Changwon, Provinsi Gyeongsangnam-do. Kawasan tersebut dikenal dengan ratusan ribu pohon sakura yang menghiasi jalan, sungai, taman, dan sejumlah area bersejarah.
Menurut Korea Tourism Organization, sekitar 360.000 pohon sakura tumbuh di kawasan Jinhae, menjadikannya salah satu destinasi cherry blossom paling terkenal di Korea.
Kapan Jinhae Gunhangje Festival 2026 berlangsung?
Festival Jinhae Gunhangje ke-64 diselenggarakan pada 27 Maret hingga 5 April 2026.
Selain menikmati bunga, pengunjung dapat menemukan berbagai kegiatan budaya, pertunjukan musik, parade, dan acara yang berkaitan dengan sejarah Jinhae sebagai kota pelabuhan militer.
Festival ini memiliki akar sejarah dari kegiatan penghormatan kepada Laksamana Yi Sun-sin. Seiring waktu, perayaan tersebut berkembang menjadi salah satu festival musim semi paling besar di Korea Selatan.
Informasi program dan jadwal resmi tersedia melalui situs Jinhae Gunhangje Festival.
Yeojwacheon Stream: Terowongan Sakura di Tepi Sungai
Yeojwacheon Stream merupakan salah satu spot paling ikonik di Jinhae. Pohon sakura tumbuh di sepanjang aliran sungai, membentuk kanopi bunga yang sangat menarik ketika mencapai puncak mekar.
Jalur sakura di kawasan ini membentang sekitar 1,5 kilometer. Pengunjung dapat berjalan di tepi sungai sambil menikmati pemandangan bunga, jembatan kecil, dan dekorasi musiman.
Pada periode festival tertentu, kawasan Yeojwacheon juga dikenal dengan pencahayaan malam yang memberikan suasana berbeda dibanding kunjungan siang hari.
Cocok untuk: pasangan, penggemar fotografi, dan wisatawan yang ingin merasakan atmosfer festival sakura.
Tips kunjungan: datang lebih pagi untuk mengurangi waktu menghadapi keramaian. Pada akhir pekan, jalur pedestrian dan titik foto populer dapat dipadati pengunjung.
Gyeonghwa Station: Sakura di Sepanjang Rel Kereta
Gyeonghwa Station merupakan destinasi populer lainnya di Jinhae. Kawasan bekas stasiun ini dikenal dengan jalur rel yang diapit deretan pohon sakura.
Pemandangan rel kereta dan bunga merah muda menjadikannya salah satu lokasi fotografi paling khas selama musim semi.
Jalur sakura di kawasan ini membentang sekitar 800 meter menurut informasi Korea Tourism Organization.
Cocok untuk: wisatawan yang ingin mendapatkan foto ikonik dan menikmati suasana sakura dalam area yang relatif mudah dijelajahi dengan berjalan kaki.
Walaupun terkenal sebagai spot fotografi, pengunjung tetap perlu mengikuti pembatasan area, petunjuk keselamatan, dan arahan petugas.
Bagaimana cara menuju Jinhae dari Busan?
Jinhae dapat dijangkau dari Busan menggunakan transportasi darat. Pilihannya mencakup bus antarkota dengan rute yang tersedia atau kendaraan pribadi.
Perjalanan menggunakan mobil umumnya memerlukan sekitar satu hingga dua jam, tergantung titik keberangkatan dan kondisi lalu lintas. Pada akhir pekan festival, waktu perjalanan dapat meningkat akibat kepadatan kendaraan.
Jika menggunakan transportasi publik, periksa terminal keberangkatan, jadwal bus, dan transportasi lanjutan menuju lokasi festival. Jangan mengasumsikan semua spot sakura berada tepat di dekat terminal kedatangan.
Untuk keluarga dengan anak kecil atau rombongan, private car dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman karena memungkinkan penyesuaian waktu dan perpindahan antarspot.
Namun, penggunaan mobil pribadi juga perlu mempertimbangkan pembatasan jalan, lokasi parkir, dan rekayasa lalu lintas selama festival.
3. Lokasi Sakura Terfavorit di Seoul
Seoul menjadi pilihan praktis bagi wisatawan Indonesia yang ingin menikmati sakura tanpa harus berpindah kota.
Banyak spot cherry blossom di Seoul dapat dijangkau dengan subway dan digabungkan dengan destinasi wisata populer lainnya.
Yeouido Yunjung-ro: Jalan Sakura Paling Terkenal di Seoul

Yeouido merupakan salah satu kawasan yang identik dengan musim sakura Seoul. Setiap musim semi, deretan pohon sakura di sekitar Yunjung-ro menarik banyak warga lokal dan wisatawan.
Jalanan yang dipenuhi bunga menciptakan suasana khas musim semi, terutama ketika kelopak mulai berguguran tertiup angin.
Kawasan ini juga berada tidak jauh dari Hangang River, sehingga kunjungan dapat digabungkan dengan berjalan santai di taman tepi sungai.
Akses: menggunakan subway menuju National Assembly Station atau stasiun lain di sekitar Yeouido, kemudian berjalan sesuai lokasi yang ingin dikunjungi.
Cocok untuk: wisatawan pertama kali, pasangan, dan pengunjung yang ingin menikmati sakura tanpa keluar dari Seoul.
Tips: datang pada hari kerja atau pagi hari jika ingin suasana yang lebih nyaman. Pada periode puncak sakura, kawasan ini dapat sangat ramai.
Seokchon Lake: Sakura dengan Latar Lotte World Tower
Seokchon Lake merupakan salah satu spot sakura paling menarik bagi wisatawan yang menyukai pemandangan danau.
Jalur pejalan kaki mengelilingi danau dengan deretan pohon sakura di sepanjang tepinya. Ketika bunga bermekaran, pantulan warna merah muda di permukaan air memberikan pemandangan yang sangat fotogenik.
Keunikan lainnya adalah latar Lotte World Tower yang menjulang tinggi, menciptakan kombinasi lanskap alam dan arsitektur modern Seoul.
Akses: Jamsil Station menggunakan Seoul Subway Line 2 atau Line 8.
Cocok untuk: keluarga, pasangan, dan wisatawan yang ingin menggabungkan sakura dengan Lotte World atau pusat perbelanjaan di kawasan Jamsil.
Jika membawa stroller, pilih jalur yang nyaman dan hindari jam kunjungan paling padat. Perlu diingat bahwa mengelilingi danau sepenuhnya membutuhkan waktu berjalan yang cukup panjang.
Seoul Forest: Sakura dengan Suasana Taman Kota
Seoul Forest menawarkan suasana berbeda dibanding Yeouido dan Seokchon Lake. Kawasan ini memiliki ruang terbuka hijau, jalur pejalan kaki, dan berbagai jenis tanaman musiman.
Saat musim semi, sejumlah area taman dipenuhi bunga sakura yang cocok untuk berjalan santai.
Lokasinya juga relatif dekat dengan kawasan Seongsu, yang dikenal memiliki banyak kafe dan toko dengan konsep menarik.
Akses: Seoul Forest Station atau Ttukseom Station, tergantung pintu masuk taman.
Cocok untuk: keluarga, pasangan, dan wisatawan yang ingin menggabungkan sakura dengan eksplorasi kafe.
Karena taman cukup luas, sebaiknya tentukan area tujuan sebelum datang agar tidak terlalu banyak berjalan tanpa arah.
Namsan Park: Sakura dengan Panorama Kota Seoul
Namsan Park dikenal sebagai kawasan hijau yang mengelilingi N Seoul Tower.
Selama musim semi, sejumlah jalur di kawasan Namsan menawarkan pemandangan sakura dengan latar gedung-gedung kota.
Namun, akses ke beberapa bagian taman melibatkan jalan menanjak. Jika bepergian dengan lansia atau anak kecil, pertimbangkan pilihan transportasi yang meminimalkan aktivitas berjalan kaki.
Cocok untuk: wisatawan yang ingin menggabungkan sakura, panorama kota, dan kunjungan ke N Seoul Tower.
Untuk inspirasi aktivitas lainnya selama musim semi, kamu dapat membaca panduan musim semi Korea Selatan.
4. Spot Sakura Romantis di Busan dan Pulau Jeju
Busan dan Jeju biasanya mengalami musim berbunga lebih awal dibanding Seoul. Keduanya menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati sakura pada akhir Maret hingga awal April.
Selain sakura, Busan menawarkan suasana pantai dan kota pelabuhan, sedangkan Jeju memiliki lanskap pulau dengan pegunungan, pantai, dan jalanan bunga.
Dalmaji-gil Busan: Sakura dengan Suasana Pesisir

Dalmaji-gil berada di kawasan Haeundae, Busan. Jalan ini terkenal dengan pemandangan perbukitan dan suasana pesisir.
Saat musim semi, sejumlah bagian jalan dihiasi pohon sakura, menjadikannya pilihan menarik untuk menikmati cherry blossom di Busan.
Di sekitar kawasan ini terdapat kafe dan titik pandang yang dapat dikunjungi setelah berjalan menikmati bunga.
Akses: menggunakan transportasi lokal atau taksi dari kawasan Haeundae, tergantung lokasi yang dituju.
Cocok untuk: pasangan dan wisatawan yang menyukai suasana kafe serta pemandangan pesisir.
Karena Dalmaji-gil memiliki jalan menanjak, pertimbangkan kenyamanan alas kaki dan kondisi anggota keluarga.
Oncheoncheon Stream: Jalur Sakura Favorit Warga Busan
Oncheoncheon merupakan kawasan aliran sungai dengan jalur pedestrian yang populer untuk berjalan santai dan berolahraga.
Pada musim semi, pohon sakura di sepanjang jalur tertentu menghadirkan pemandangan yang menarik.
Suasananya terasa lebih seperti taman kota yang digunakan warga sehari-hari, berbeda dari festival besar seperti Jinhae.
Cocok untuk: keluarga dan wisatawan yang ingin menikmati sakura sambil berjalan santai.
Tips: periksa titik masuk jalur yang paling dekat dengan transportasi publik agar tidak perlu berjalan terlalu jauh sebelum sampai ke area sakura.
Samnak Ecological Park: Ruang Terbuka di Busan
Samnak Ecological Park merupakan kawasan taman luas di sekitar Sungai Nakdong.
Selain ruang hijau dan jalur rekreasi, kawasan ini memiliki deretan pohon sakura yang menjadi daya tarik pada musim semi.
Karena areanya cukup luas, pengunjung sebaiknya menentukan lokasi yang ingin dikunjungi sebelum berangkat.
Cocok untuk: keluarga, wisatawan yang menyukai taman, dan pengunjung yang ingin menikmati sakura tanpa fokus pada kawasan belanja.
Jeonnong-ro Jeju: Terowongan Sakura di Tengah Kota

Jeonnong-ro merupakan salah satu spot cherry blossom terkenal di Pulau Jeju.
Deretan pohon sakura tumbuh di sepanjang jalan, membentuk kanopi bunga ketika mencapai periode terbaik.
Jeju juga dikenal memiliki king cherry blossom, yang menjadi salah satu daya tarik musim semi di pulau tersebut.
Menurut panduan Korea Tourism Organization, Jeonnong-ro merupakan salah satu destinasi yang menarik dikunjungi pada akhir Maret.
Akses: menggunakan transportasi lokal atau taksi dari area Jeju City.
Cocok untuk: wisatawan yang ingin menikmati sakura tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke bagian selatan pulau.
Perhatikan keselamatan ketika mengambil foto karena beberapa spot berada di tepi jalan yang masih digunakan kendaraan.
Noksan-ro Jeju: Sakura dan Bunga Canola dalam Satu Pemandangan
Noksan-ro menjadi salah satu destinasi menarik saat musim semi karena dikenal dengan kombinasi pohon sakura dan bunga canola berwarna kuning.
Perpaduan warna merah muda dan kuning menciptakan lanskap yang berbeda dari spot sakura perkotaan.
Namun, kondisi kedua jenis bunga tidak selalu mencapai puncak pada waktu yang sama. Hasil pemandangan sangat bergantung pada cuaca dan kondisi berbunga.
Cocok untuk: wisatawan yang menyukai fotografi lanskap dan perjalanan alam.
Karena beberapa lokasi berada di sepanjang jalan raya, gunakan titik berhenti yang aman dan jangan mengambil foto dari tengah jalan.
5. Seoul, Busan, Jinhae, atau Jeju: Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Memilih tempat sakura Korea Selatan 2026 sebaiknya disesuaikan dengan waktu perjalanan dan pengalaman yang diinginkan.
Jika baru pertama kali ke Korea dan ingin mengunjungi berbagai destinasi populer tanpa terlalu banyak berpindah hotel, Seoul merupakan pilihan praktis.
Untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana kota pesisir sekaligus sakura, Busan dapat menjadi alternatif menarik.
Jika tujuan utama perjalanan adalah menyaksikan festival sakura berskala besar, Jinhae memiliki karakter yang sulit digantikan oleh spot taman kota biasa.
Sementara itu, Jeju cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati lanskap alam, jalanan bunga, dan suasana pulau.
Rekomendasi berdasarkan kebutuhan perjalanan
- First-time traveler: Yeouido, Seokchon Lake, dan Seoul Forest.
- Pasangan: Seokchon Lake, Dalmaji-gil, dan Yeojwacheon Stream.
- Keluarga dengan anak kecil: Seoul Forest atau Seokchon Lake dengan rute yang disesuaikan.
- Penggemar festival: Jinhae Gunhangje.
- Fotografi lanskap: Gyeonghwa Station, Noksan-ro, dan Yeojwacheon Stream.
- Perjalanan akhir Maret: pertimbangkan Busan atau Jeju berdasarkan kondisi bunga aktual.
- Perjalanan awal April: Seoul dapat menjadi pilihan, tetapi tetap periksa pembaruan musim berbunga.
Tidak ada satu destinasi yang selalu paling bagus untuk semua wisatawan. Perbedaan tanggal mekar, tingkat keramaian, dan kebutuhan transportasi dapat membuat pengalaman setiap orang berbeda.
6. Tips Foto Ciamik Saat Musim Semi di Korea
Foto sakura yang menarik tidak selalu membutuhkan kamera profesional. Pemilihan waktu, sudut pengambilan gambar, dan pemahaman kondisi lokasi justru sering memberikan pengaruh lebih besar.
Manfaatkan cahaya pagi
Pagi hari biasanya menawarkan cahaya yang lebih lembut dibanding tengah hari. Selain itu, beberapa spot populer cenderung belum terlalu ramai.
Jika ingin mengambil foto di Yeouido atau Seokchon Lake, datang lebih awal dapat memberikan kesempatan memilih sudut tanpa terlalu banyak pengunjung di belakang.
Gunakan latar yang menjadi karakter destinasi
Setiap spot sakura memiliki ciri khas tersendiri.
Di Seokchon Lake, manfaatkan pantulan danau dan Lotte World Tower. Di Jinhae, gunakan komposisi aliran sungai atau jalur rel. Sementara di Jeju, kombinasi sakura dan bunga canola dapat menjadi daya tarik utama.
Dengan begitu, hasil foto tidak hanya memperlihatkan bunga sakura, tetapi juga menggambarkan tempat yang sedang dikunjungi.
Perhatikan warna pakaian
Warna putih, krem, biru muda, dan warna netral dapat terlihat menarik dengan latar bunga sakura merah muda.
Namun, kenyamanan tetap perlu diprioritaskan karena suhu musim semi Korea dapat berubah cukup signifikan antara pagi, siang, dan malam.
Gunakan pakaian berlapis seperti inner, sweater ringan, dan jaket agar lebih mudah menyesuaikan kondisi cuaca.
Jangan merusak pohon demi foto
Hindari menarik ranting, menggoyangkan pohon, atau memetik bunga sakura.
Selain merusak tanaman, tindakan tersebut dapat mengganggu pengunjung lain yang juga ingin menikmati suasana musim semi.
Gunakan sudut kamera yang tepat tanpa harus menyentuh pohon.
Hormati jalur pedestrian dan warga lokal
Beberapa spot sakura berada di jalan umum, kawasan pemukiman, atau area yang digunakan warga sehari-hari.
Jangan berhenti terlalu lama di tengah jalur ramai, menghalangi kendaraan, atau memasuki area pribadi hanya untuk mengambil foto.
Jika menggunakan tripod, pastikan lokasinya memperbolehkan penggunaan perlengkapan tersebut.
7. Contoh Itinerary Sakura Korea Selatan 7 Hari
Untuk perjalanan yang ingin menggabungkan Seoul, Busan, dan Jinhae, durasi tujuh hari dapat digunakan sebagai titik awal.
Namun, perlu dipahami bahwa ketiga lokasi tersebut tidak selalu mengalami puncak sakura pada waktu bersamaan. Rute berikut merupakan contoh perjalanan, bukan jaminan melihat full bloom di seluruh destinasi.
- Hari 1: Tiba di Seoul, check-in hotel, dan eksplorasi Myeongdong.
- Hari 2: Gyeongbokgung, Bukchon, Insadong, dan Yeouido jika bunga sedang menarik.
- Hari 3: Seokchon Lake, Seoul Forest, dan kawasan Seongsu.
- Hari 4: Perjalanan KTX menuju Busan, kemudian menikmati Gwangalli atau Haeundae.
- Hari 5: Day trip Jinhae untuk mengunjungi Yeojwacheon Stream dan Gyeonghwa Station.
- Hari 6: Dalmaji-gil, Oncheoncheon, atau wisata kota Busan sesuai kondisi bunga.
- Hari 7: Persiapan kepulangan dari Busan atau kembali ke Seoul sesuai jadwal penerbangan.
Untuk keluarga dengan anak kecil, perjalanan akan lebih nyaman jika tidak terlalu banyak destinasi dimasukkan dalam satu hari.
Jika penerbangan pulang melalui Incheon, perhitungkan waktu perjalanan Busan–Seoul serta proses menuju bandara. Hindari perpindahan jarak jauh pada hari keberangkatan apabila jadwal penerbangan terlalu pagi.
Jika memiliki delapan hingga sepuluh hari, itinerary bisa dibuat lebih santai dengan menambah waktu di Busan atau satu hari istirahat di Seoul.
8. FAQ: Pertanyaan Seputar Sakura Korea Selatan 2026
Kapan sakura Korea Selatan 2026 mulai mekar?
Menurut prakiraan Korea Tourism Organization yang diterbitkan pada Februari 2026, sakura diperkirakan mulai mekar pada 25 Maret di Jeju dan Busan serta 3 April di Seoul. Tanggal tersebut merupakan prakiraan, bukan hasil pengamatan final.
Kapan puncak sakura Seoul 2026?
Prakiraan awal memperkirakan puncak sakura Seoul sekitar 10 April 2026, atau kurang lebih satu minggu setelah awal berbunga. Kondisi aktual dapat berbeda akibat cuaca.
Di mana tempat sakura terbaik di Seoul?
Beberapa lokasi populer adalah Yeouido Yunjung-ro, Seokchon Lake, Seoul Forest, dan Namsan Park. Masing-masing menawarkan suasana berbeda, mulai dari jalanan sakura hingga danau dan taman kota.
Apakah Jinhae Gunhangje Festival gratis?
Area festival utama umumnya dapat dikunjungi tanpa tiket masuk, tetapi beberapa program atau aktivitas tertentu mungkin mengenakan biaya tambahan. Periksa informasi resmi penyelenggara sebelum datang.
Apakah Jinhae bisa dikunjungi dari Busan dalam satu hari?
Bisa. Jinhae dapat dijadikan perjalanan sehari dari Busan. Namun, waktu perjalanan dapat meningkat selama festival karena kepadatan lalu lintas. Sisihkan waktu yang cukup untuk transportasi dan kunjungan.
Lebih bagus melihat sakura di Seoul atau Busan?
Seoul lebih praktis untuk wisatawan yang ingin menggabungkan sakura dengan berbagai destinasi kota. Busan menawarkan pengalaman sakura dengan suasana pesisir dan akses relatif dekat menuju Jinhae.
Apakah akhir April masih bisa melihat sakura di Korea?
Di sebagian besar spot sakura utama Seoul, Busan, dan Jeju, musim bunga biasanya sudah lewat. Namun, beberapa varietas berbunga lebih lambat, termasuk double cherry blossom, dapat ditemukan di lokasi tertentu pada pertengahan hingga akhir April.
Rencanakan Liburan Sakura Korea dengan Lebih Nyaman
Menikmati musim sakura Korea Selatan bukan hanya tentang menemukan spot yang paling terkenal, tetapi juga memilih waktu perjalanan dan rute yang sesuai dengan kebutuhan.
Seoul menawarkan akses transportasi yang praktis, Busan menghadirkan suasana pesisir, Jinhae dikenal dengan festival sakura yang meriah, sementara Jeju memiliki lanskap bunga yang berbeda dari kota-kota besar.
Karena waktu berbunga bisa berubah setiap tahun, itinerary yang fleksibel menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati musim semi tanpa harus terburu-buru mengejar terlalu banyak destinasi.
Jika ingin perjalanan yang lebih personal, private trip dapat membantu menyesuaikan pilihan kota, hotel, transportasi, dan durasi kunjungan sesuai kebutuhan keluarga atau pasangan.
Temukan inspirasi perjalanan Korea lainnya melalui Instagram Howliday dan YouTube Howliday.
Karena momen terbaik saat musim semi bukan selalu tentang seberapa banyak bunga yang terlihat, tetapi pengalaman yang tercipta selama perjalanan.