Panduan Wisata Hiroshima dan Miyajima: Sejarah, Alam, dan Kuliner Jepang

wisata hiroshima miyajima jepang

Menjelajahi Hiroshima dan Miyajima, Dua Sisi Jepang yang Penuh Cerita

Wisata Hiroshima Miyajima Jepang menawarkan pengalaman yang berbeda dari perjalanan ke Tokyo, Osaka, atau Kyoto. Di Hiroshima, wisatawan dapat mempelajari salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah dunia sekaligus melihat bagaimana sebuah kota bangkit dan menjadi simbol perdamaian. Tidak jauh dari pusat kota, Pulau Miyajima menghadirkan suasana yang kontras melalui kuil bersejarah, pemandangan laut, pegunungan, dan gerbang torii merah yang menjadi salah satu ikon Jepang.

Kombinasi kedua destinasi ini membuat Hiroshima layak dimasukkan ke dalam itinerary Jepang, terutama bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah, budaya, fotografi, dan wisata alam.

Hiroshima bukan sekadar kota yang dikenal karena tragedi bom atom pada 1945. Saat ini, kota tersebut memiliki taman yang tertata, transportasi publik yang mudah digunakan, pusat kuliner, museum, serta kawasan perkotaan yang hidup.

Sementara itu, Miyajima dikenal sebagai pulau yang memiliki Itsukushima Shrine, sebuah kompleks kuil Shinto yang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1996. Gerbang torii besarnya terlihat seperti terapung ketika air laut sedang pasang, menciptakan pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Menariknya, Hiroshima dan Miyajima dapat dikunjungi dalam satu perjalanan. Namun, agar pengalaman tidak terlalu terburu-buru, wisatawan perlu memahami jarak antarlokasi, pilihan transportasi, waktu pasang surut air laut, serta durasi yang realistis untuk menjelajahi masing-masing destinasi.

Artikel ini membahas destinasi utama Hiroshima dan Miyajima, sejarah yang perlu diketahui, makanan khas yang wajib dicoba, akses Shinkansen, hingga contoh itinerary yang cocok untuk perjalanan satu atau dua hari.

1. Hiroshima: Kota yang Menjadi Simbol Perdamaian Dunia

Hiroshima terletak di wilayah Chugoku, bagian barat Pulau Honshu. Kota ini merupakan salah satu pusat ekonomi, budaya, dan transportasi penting di Jepang bagian barat.

Namun, nama Hiroshima memiliki makna sejarah yang sangat mendalam.

Pada 6 Agustus 1945, bom atom dijatuhkan di Hiroshima. Peristiwa tersebut menimbulkan kehancuran besar dan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah sangat banyak, baik pada hari kejadian maupun akibat luka serta dampak radiasi setelahnya.

Sejarah tersebut menjadi bagian penting dari identitas Hiroshima hingga sekarang. Melalui berbagai monumen, museum, dan kegiatan edukasi, kota ini menyampaikan pesan tentang dampak perang serta pentingnya perdamaian.

Hiroshima Setelah Perang Dunia II

Hiroshima mengalami pembangunan kembali setelah perang. Kawasan yang dahulu hancur kini menjadi pusat kota modern dengan jalan raya, jaringan trem, taman, dan berbagai fasilitas publik.

Namun, pembangunan tersebut tidak menghapus jejak sejarahnya.

Sejumlah lokasi sengaja dipertahankan sebagai tempat mengenang korban dan mengajak pengunjung memahami konsekuensi penggunaan senjata nuklir.

Bagi wisatawan, kunjungan ke Hiroshima memberikan kesempatan untuk melihat Jepang dari perspektif yang lebih luas, bukan hanya melalui teknologi, kuliner, atau destinasi populer.

Mengapa Hiroshima Penting Dikunjungi?

Hiroshima menawarkan pengalaman wisata yang bersifat reflektif.

Pengunjung tidak hanya melihat bangunan bersejarah, tetapi juga dapat mempelajari kesaksian penyintas, kehidupan masyarakat sebelum perang, serta perjalanan kota menuju pemulihan.

Karena itu, Hiroshima cocok bagi wisatawan yang menyukai perjalanan dengan nilai edukasi dan budaya.

Meski demikian, beberapa bagian museum memuat materi sejarah yang berat secara emosional. Jika bepergian bersama anak kecil, orang tua sebaiknya mempertimbangkan kesiapan anak sebelum memasuki seluruh ruang pamer.

2. Hiroshima Peace Memorial Park: Taman untuk Mengenang dan Merenung

Salah satu destinasi utama dalam wisata Hiroshima Miyajima Jepang adalah Hiroshima Peace Memorial Park.

Taman ini berada di kawasan pusat Hiroshima dan menjadi lokasi berbagai monumen peringatan.

Berbeda dari taman kota biasa, Peace Memorial Park dirancang sebagai ruang untuk mengenang para korban bom atom dan menyampaikan harapan agar tragedi serupa tidak terulang.

Suasana Hiroshima Peace Memorial Park

Kawasan taman memiliki jalur pejalan kaki, pepohonan, ruang terbuka, dan sejumlah monumen penting.

Meski berada di pusat kota, suasananya cenderung tenang dan mengundang pengunjung untuk berjalan dengan lebih perlahan.

Wisatawan dapat mengunjungi taman ini sepanjang tahun, tetapi suasananya akan berbeda mengikuti musim.

Pada musim semi, beberapa bagian kawasan sekitar taman dihiasi bunga sakura. Saat musim gugur, pepohonan berubah warna menjadi kuning dan kemerahan.

Cenotaph for the A-Bomb Victims

Salah satu monumen utama di taman adalah Cenotaph for the A-Bomb Victims.

Monumen ini memiliki bentuk lengkungan yang khas dan menjadi tempat penghormatan bagi para korban.

Dari area tertentu, pengunjung dapat melihat hubungan visual antara cenotaph, Peace Flame, dan Atomic Bomb Dome.

Komposisi tersebut menjadi salah satu pemandangan paling dikenal dari Hiroshima Peace Memorial Park.

Children’s Peace Monument

Children’s Peace Monument dibangun untuk mengenang anak-anak yang menjadi korban bom atom.

Monumen ini berkaitan erat dengan kisah Sadako Sasaki, seorang anak yang menjadi simbol harapan dan perdamaian melalui cerita seribu burung bangau kertas.

Di sekitar monumen, pengunjung dapat melihat rangkaian origami bangau yang dikirim dari berbagai tempat.

Bagi wisatawan yang ingin memahami makna simbol tersebut, monumen ini menjadi salah satu bagian penting dalam kunjungan.

Etika Mengunjungi Peace Memorial Park

Karena merupakan kawasan peringatan, pengunjung sebaiknya menjaga sikap selama berada di lokasi.

Berfoto diperbolehkan di banyak area, tetapi hindari pose atau perilaku yang tidak menghormati konteks sejarah.

Jaga volume suara, ikuti petunjuk setempat, dan berikan ruang kepada pengunjung lain yang sedang melakukan penghormatan.

Atomic Bomb Dome di Hiroshima sebagai situs sejarah penting dalam wisata Hiroshima Miyajima Jepang

3. Atomic Bomb Dome: Bangunan Bersejarah yang Tetap Berdiri

Atomic Bomb Dome atau Genbaku Dome merupakan salah satu landmark paling penting di Hiroshima.

Bangunan ini dahulu dikenal sebagai Hiroshima Prefectural Industrial Promotion Hall.

Ketika bom atom meledak pada 6 Agustus 1945, bangunan tersebut mengalami kerusakan sangat berat, tetapi sebagian struktur utamanya tetap berdiri.

Rangka kubah yang tersisa kemudian menjadi simbol kehancuran akibat bom atom.

Mengapa Atomic Bomb Dome Dipertahankan?

Bangunan ini dipertahankan sebagai pengingat nyata mengenai dampak perang nuklir.

Atomic Bomb Dome ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1996.

Berbeda dari bangunan bersejarah yang dipugar agar terlihat seperti kondisi semula, struktur Dome dipelihara dengan mempertahankan karakter reruntuhannya.

Hal tersebut membuat pengalaman melihatnya terasa berbeda dari kunjungan ke kastel atau kuil Jepang.

Apakah Pengunjung Bisa Masuk ke Atomic Bomb Dome?

Pengunjung dapat melihat Atomic Bomb Dome dari area luar yang telah ditentukan.

Bangunan ini bukan objek wisata yang dapat dimasuki secara bebas.

Untuk memahami sejarahnya lebih lengkap, kunjungan sebaiknya dilanjutkan ke Hiroshima Peace Memorial Museum.

Waktu yang Cocok untuk Berkunjung

Atomic Bomb Dome dapat dilihat pada pagi, siang, maupun malam hari dari area publik di sekitarnya.

Pagi hari cocok bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan dengan suasana relatif lebih tenang.

Pada malam hari, pencahayaan bangunan dan pantulan di sekitar sungai dapat memberikan suasana berbeda.

Namun, kunjungan pada malam hari tidak menggantikan pengalaman melihat pameran sejarah di museum.

4. Hiroshima Peace Memorial Museum: Memahami Sejarah dari Dekat

Hiroshima Peace Memorial Museum merupakan tempat penting bagi wisatawan yang ingin memahami peristiwa 1945 secara lebih mendalam.

Museum ini menampilkan berbagai materi sejarah, benda peninggalan, dokumentasi, dan kesaksian yang berkaitan dengan pengeboman Hiroshima.

Apa yang Bisa Dilihat di Museum?

Pameran museum membantu pengunjung memahami kondisi Hiroshima sebelum pengeboman, dampak langsung ledakan, pengalaman para penyintas, dan isu senjata nuklir.

Beberapa koleksi dapat menimbulkan respons emosional yang kuat.

Karena itu, pengunjung sebaiknya menyediakan waktu yang cukup dan tidak menjadikan museum sebagai destinasi yang harus diselesaikan dengan terburu-buru.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan?

Untuk kunjungan yang tidak terlalu terburu-buru, siapkan sekitar satu setengah hingga dua jam atau lebih, tergantung minat terhadap materi pameran dan tingkat keramaian.

Jika ingin membaca banyak informasi secara mendalam, waktu yang dibutuhkan bisa lebih panjang.

Tips Mengunjungi Museum

Periksa jam operasional, harga tiket, dan prosedur masuk melalui situs resmi museum sebelum datang.

Pada musim liburan atau periode ramai, antrean dapat memengaruhi jadwal perjalanan.

Jika membawa anak, pertimbangkan terlebih dahulu materi yang akan dilihat dan berikan penjelasan sesuai usia.

Perhatikan pula aturan fotografi di setiap ruang pamer.

5. Miyajima: Pulau Indah dengan Nuansa Tradisional Jepang

Setelah menjelajahi Hiroshima, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Miyajima.

Pulau ini terletak di Laut Pedalaman Seto atau Seto Inland Sea, tidak jauh dari daratan utama Prefektur Hiroshima.

Miyajima dikenal sebagai salah satu destinasi berpemandangan indah di Jepang.

Nama resminya adalah Itsukushima, sedangkan Miyajima merupakan nama yang lebih umum digunakan wisatawan.

Apa yang Membuat Miyajima Istimewa?

Miyajima memiliki perpaduan alam dan budaya yang kuat.

Pengunjung dapat melihat kompleks kuil bersejarah, gerbang torii di laut, jalanan pertokoan tradisional, hutan, pegunungan, dan rusa yang berkeliaran di beberapa area.

Berbeda dari pusat Hiroshima yang modern, Miyajima menawarkan suasana perjalanan yang lebih santai.

Banyak wisatawan datang hanya untuk melihat gerbang torii, padahal pulau ini memiliki cukup banyak tempat yang layak dijelajahi.

Apakah Miyajima Cocok untuk Keluarga?

Miyajima dapat menjadi destinasi menarik bagi keluarga karena menawarkan pemandangan alam, makanan khas, dan kawasan pejalan kaki.

Namun, sebagian jalan menuju tempat wisata tertentu memiliki tanjakan atau tangga.

Jika bepergian bersama lansia atau anak kecil, pilih rute yang tidak terlalu panjang dan prioritaskan kawasan dekat pelabuhan serta Itsukushima Shrine.

6. Itsukushima Shrine dan Gerbang Torii Terapung

Itsukushima Shrine merupakan daya tarik utama Miyajima.

Kompleks kuil ini memiliki bangunan berwarna merah vermilion yang dibangun di atas area pesisir dan terlihat seolah menyatu dengan laut ketika air sedang pasang.

Itsukushima Shrine telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1996.

Sejarah Itsukushima Shrine

Sejarah kuil ini berakar sejak berabad-abad lalu. Kompleks bangunan yang menjadi dasar bentuknya saat ini berkembang pada abad ke-12 melalui dukungan Taira no Kiyomori.

Arsitekturnya mencerminkan gaya bangunan Jepang pada periode Heian.

Lokasinya yang berada di tepi laut memberikan karakter berbeda dibanding banyak kuil lain di Jepang.

Mengapa Gerbang Torii Terlihat Terapung?

Gerbang torii besar atau Otorii berdiri di area laut di depan kuil.

Ketika air sedang pasang, bagian dasar gerbang tertutup air sehingga gerbang terlihat seperti terapung.

Namun, saat air surut, dasar laut di sekitarnya dapat terlihat.

Dalam kondisi surut tertentu, pengunjung bahkan dapat berjalan mendekati gerbang melalui area yang terbuka.

Karena itu, penampilan torii sangat bergantung pada kondisi pasang surut.

Lebih Bagus Saat Air Pasang atau Surut?

Keduanya menawarkan pengalaman berbeda.

Jika ingin melihat gerbang torii yang tampak terapung di laut, pilih waktu ketika air sedang pasang.

Jika ingin melihat struktur gerbang dari jarak lebih dekat, air surut dapat menjadi kesempatan menarik, selama kondisi memungkinkan dan area aman untuk dilalui.

Perlu diketahui bahwa jadwal pasang surut berubah setiap hari.

Jangan menentukan jam kunjungan hanya berdasarkan foto atau pengalaman wisatawan pada tanggal lain.

Bagaimana Cara Mengecek Pasang Surut Miyajima?

Gunakan informasi pasang surut dari sumber resmi pariwisata Miyajima atau data yang mengacu pada Japan Meteorological Agency.

Secara umum, pemandangan kuil yang seolah terapung lebih jelas ketika permukaan laut cukup tinggi.

Sementara itu, kesempatan berjalan mendekati torii membutuhkan kondisi surut yang memadai.

Selalu prioritaskan keselamatan dan ikuti petunjuk di lokasi.

Harga Tiket Itsukushima Shrine

Menurut informasi pariwisata resmi Hiroshima, harga tiket masuk referensi untuk pengunjung dewasa adalah ¥300.

Harga dan jam operasional dapat berubah, sehingga sebaiknya diperiksa kembali sebelum kunjungan.

Gerbang torii terapung Itsukushima Shrine di Pulau Miyajima sebagai destinasi wisata Hiroshima Miyajima Jepang

7. Momijidani Park: Tempat Menikmati Musim Gugur di Miyajima

Selain Itsukushima Shrine, Miyajima memiliki kawasan alam yang menarik, salah satunya Momijidani Park.

Taman ini berada di area kaki Gunung Misen dan dikenal dengan pepohonan maple Jepang.

Keindahan Momijidani Saat Musim Gugur

Pada musim gugur, daun maple dapat berubah warna menjadi kuning, oranye, dan merah.

Perubahan warna tersebut membuat Momijidani menjadi salah satu lokasi favorit untuk menikmati suasana autumn di Miyajima.

Periode warna daun terbaik berubah setiap tahun mengikuti kondisi cuaca.

Secara umum, pertengahan hingga akhir November sering menjadi waktu yang menarik untuk memantau perkembangan warna daun di kawasan Hiroshima dan Miyajima.

Apakah Momijidani Park Harus Dikunjungi Saat Autumn?

Tidak.

Pada musim semi dan panas, kawasan ini menawarkan suasana hijau yang menyegarkan.

Namun, karakter visual paling terkenal memang muncul ketika dedaunan berubah warna pada musim gugur.

Tips Berkunjung

Gunakan sepatu yang nyaman karena beberapa bagian jalur memiliki permukaan yang tidak sepenuhnya rata.

Jika berencana melanjutkan perjalanan ke Gunung Misen, perhatikan cuaca dan waktu operasional transportasi yang digunakan.

8. Gunung Misen dan Miyajima Ropeway

Bagi wisatawan yang ingin melihat Miyajima dari perspektif berbeda, Gunung Misen menjadi pilihan menarik.

Gunung ini merupakan salah satu landmark alam utama di pulau tersebut.

Menikmati Pemandangan Seto Inland Sea

Dari area ketinggian tertentu, pengunjung dapat melihat pemandangan pulau, laut, dan gugusan daratan di sekitarnya.

Pada cuaca cerah, panorama kawasan Seto Inland Sea menjadi daya tarik utama.

Naik Miyajima Ropeway

Miyajima Ropeway membantu pengunjung mencapai kawasan pegunungan tanpa harus mendaki seluruh jalur dari bawah.

Namun, perjalanan ropeway tidak otomatis membawa pengunjung tepat ke seluruh titik pandang atau puncak Gunung Misen.

Beberapa lokasi tetap membutuhkan perjalanan kaki tambahan.

Apakah Cocok untuk Lansia?

Kecocokan bergantung pada kondisi fisik dan destinasi akhir yang ingin dikunjungi.

Jika tujuan utama hanya menikmati pemandangan, pertimbangkan fasilitas dan akses di sekitar stasiun ropeway.

Jika ingin mencapai puncak atau observatorium tertentu, periksa jarak berjalan kaki dan kondisi jalurnya.

Jangan memaksakan perjalanan jika cuaca buruk atau kondisi fisik tidak memungkinkan.

9. Kuliner Hiroshima: Okonomiyaki yang Berbeda dari Osaka

Liburan ke Hiroshima belum lengkap tanpa mencoba makanan khasnya.

Salah satu hidangan paling terkenal adalah Hiroshima-style okonomiyaki.

Meski memiliki nama yang sama dengan okonomiyaki Osaka, cara penyajian dan komposisinya memiliki perbedaan.

Apa Itu Hiroshima-style Okonomiyaki?

Okonomiyaki merupakan hidangan gurih yang dibuat menggunakan adonan, sayuran, dan berbagai bahan tambahan.

Pada gaya Hiroshima, bahan-bahan biasanya disusun berlapis, bukan seluruhnya dicampur menjadi satu sejak awal.

Hidangan ini sering menggunakan kol dalam jumlah cukup banyak serta mi seperti yakisoba atau udon.

Setelah dimasak di atas teppan, okonomiyaki disajikan dengan saus dan topping sesuai jenis pesanan.

Perbedaan Okonomiyaki Hiroshima dan Osaka

Okonomiyaki Osaka umumnya menggunakan adonan dan bahan yang dicampur sebelum dimasak.

Sementara itu, versi Hiroshima lebih dikenal dengan susunan berlapis dan tambahan mi.

Keduanya memiliki karakter rasa dan tekstur berbeda.

Di Mana Mencoba Okonomiyaki Hiroshima?

Wisatawan dapat menemukan restoran okonomiyaki di berbagai kawasan Hiroshima.

Salah satu lokasi yang dikenal adalah Okonomimura, kawasan yang memiliki sejumlah restoran okonomiyaki.

Tempat ini menarik bagi wisatawan yang ingin melihat proses memasak langsung di atas teppan.

Tips untuk Wisatawan Muslim

Okonomiyaki dapat menggunakan daging babi, seafood, saus, atau bahan lain yang perlu diperiksa.

Jika memiliki kebutuhan halal, tanyakan komposisi secara jelas sebelum memesan.

Memesan tanpa daging babi tidak otomatis menjamin makanan halal karena saus, kaldu, peralatan masak, dan bahan tambahan juga perlu diperhatikan.

10. Tiram Miyajima: Kuliner Laut yang Terkenal

Selain okonomiyaki, Hiroshima juga dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil tiram di Jepang.

Karena itu, tiram menjadi makanan yang sering ditemui di restoran dan kawasan wisata Miyajima.

Jenis Hidangan Tiram yang Populer

Tiram dapat disajikan dengan berbagai cara, seperti dipanggang, digoreng, atau dimasak dalam hidangan lain.

Salah satu yang banyak dicari wisatawan adalah kaki fry, yaitu tiram goreng berlapis tepung.

Tiram panggang juga menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati rasa seafood dengan penyajian sederhana.

Apakah Tiram Tersedia Sepanjang Tahun?

Ketersediaan dan kualitas tiram dipengaruhi musim, jenis produk, serta kebijakan restoran.

Hiroshima memiliki tradisi budidaya tiram yang kuat, tetapi menu dan kondisi pasokan dapat berubah.

Jika memiliki tujuan khusus untuk mencicipi tiram, periksa ketersediaan menu sebelum datang.

Tips Keamanan Makanan

Pilih restoran yang menjaga kebersihan dan pengolahan makanan dengan baik.

Bagi wisatawan yang sensitif terhadap seafood atau memiliki alergi kerang, sebaiknya menghindari hidangan yang berisiko.

Untuk mengurangi risiko penyakit akibat makanan, pilih tiram yang dimasak dengan matang.

11. Momiji Manju: Oleh-Oleh Manis Khas Miyajima

Miyajima juga memiliki makanan manis khas bernama momiji manju.

Kue ini memiliki bentuk menyerupai daun maple, salah satu simbol musim gugur Jepang.

Apa Isi Momiji Manju?

Versi tradisionalnya sering menggunakan isian pasta kacang merah manis.

Namun, tersedia pula variasi isian lain seperti cokelat, custard, atau rasa tertentu yang ditawarkan produsen.

Mengapa Cocok Dijadikan Oleh-Oleh?

Momiji manju memiliki bentuk khas yang mudah dikenali dan berhubungan erat dengan identitas Miyajima.

Produk ini dapat ditemukan dalam kemasan satuan maupun kotak untuk hadiah.

Jika ingin membawa pulang, periksa masa simpan dan petunjuk penyimpanan.

Di Mana Membelinya?

Berbagai toko souvenir dan toko kue di kawasan Miyajima menjual momiji manju.

Wisatawan dapat menemukannya saat berjalan di area pertokoan menuju Itsukushima Shrine.

12. Cara Menuju Hiroshima Menggunakan Shinkansen

Hiroshima memiliki akses kereta yang baik dari berbagai kota utama Jepang.

Bagi wisatawan yang sudah berada di Osaka, Kyoto, atau Tokyo, Shinkansen merupakan salah satu pilihan transportasi paling praktis.

Dari Osaka ke Hiroshima

Perjalanan dapat dimulai dari Shin-Osaka Station menuju Hiroshima Station menggunakan layanan Sanyo Shinkansen.

Perjalanan tercepat umumnya membutuhkan sekitar satu setengah jam, tergantung jenis kereta dan jadwal.

Karena itu, Hiroshima memungkinkan untuk dikunjungi sebagai day trip dari Osaka.

Namun, jika ingin mengunjungi museum, Peace Memorial Park, dan Miyajima sekaligus, perjalanan satu hari dapat terasa padat.

Dari Kyoto ke Hiroshima

Wisatawan dapat menggunakan Shinkansen dari Kyoto dengan pilihan layanan yang sesuai.

Beberapa jadwal memerlukan perpindahan di Shin-Osaka.

Pastikan rute dan stasiun transit sudah diperiksa sebelum membeli tiket.

Dari Tokyo ke Hiroshima

Hiroshima juga terhubung dengan Tokyo melalui jaringan Tokaido dan Sanyo Shinkansen.

Namun, perjalanan dari Tokyo lebih panjang dibanding dari Osaka.

Jika ingin menggabungkan Hiroshima dan Miyajima, pertimbangkan menginap setidaknya satu malam agar perjalanan tidak terlalu melelahkan.

Apakah Japan Rail Pass Bisa Digunakan?

Japan Rail Pass nasional dapat digunakan pada layanan kereta yang memenuhi ketentuan pass.

Namun, penggunaan kereta Nozomi atau Mizuho membutuhkan tiket khusus tambahan sesuai aturan Japan Rail Pass.

Jangan menganggap seluruh layanan Shinkansen otomatis tercakup tanpa biaya tambahan.

Untuk langkah pemesanan dan penggunaan kereta, baca panduan cara naik Shinkansen di Jepang.

13. Cara Menuju Miyajima dari Hiroshima

Setelah tiba di Hiroshima, perjalanan menuju Miyajima dapat dilakukan dengan beberapa pilihan transportasi.

Pilihan Pertama: JR Sanyo Line dan Feri

Dari Hiroshima Station, naik JR Sanyo Line menuju Miyajimaguchi Station.

Perjalanan kereta membutuhkan sekitar 30 menit.

Setelah tiba, berjalan menuju pelabuhan Miyajimaguchi dan melanjutkan perjalanan menggunakan feri menuju Miyajima.

Perjalanan feri biasanya membutuhkan sekitar 10 menit.

Ini merupakan salah satu rute yang praktis untuk wisatawan yang berangkat dari Hiroshima Station.

Pilihan Kedua: Hiroden Streetcar dan Feri

Wisatawan juga dapat menggunakan trem Hiroshima Electric Railway atau Hiroden menuju kawasan Miyajimaguchi.

Perjalanan dengan trem umumnya lebih lambat daripada JR, tetapi dapat menjadi pilihan jika titik keberangkatan berada dekat halte trem.

Setelah tiba di Miyajimaguchi, perjalanan tetap dilanjutkan menggunakan feri.

Pilihan Ketiga: Kapal Langsung dari Peace Memorial Park

Tersedia layanan kapal yang menghubungkan kawasan Peace Memorial Park dengan Miyajima melalui World Heritage Sea Route.

Menurut operator AQUANET HIROSHIMA, perjalanan langsung ini membutuhkan sekitar 45 menit dalam kondisi operasional normal.

Rute tersebut menarik karena menghubungkan dua kawasan warisan sejarah tanpa perlu kembali ke Hiroshima Station.

Namun, layanan dapat dipengaruhi kondisi pasang surut, cuaca, dan jadwal operasional.

Apakah Ada Pajak Kunjungan Miyajima?

Ya. Miyajima menerapkan pajak kunjungan sebesar ¥100 per orang untuk pengunjung yang memenuhi ketentuan.

Pajak ini digunakan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan kawasan wisata.

Beberapa kelompok memiliki pengecualian sesuai aturan setempat.

Periksa rincian tarif feri dan pajak pada saat pembelian tiket.

Transportasi Mana yang Paling Direkomendasikan?

Jika berangkat dari Hiroshima Station, kombinasi JR dan feri biasanya menjadi pilihan praktis.

Jika berada di Peace Memorial Park dan ingin langsung menuju Miyajima, layanan kapal langsung dapat dipertimbangkan.

Namun, jika memiliki jadwal yang ketat, selalu siapkan alternatif transportasi karena layanan kapal dapat berubah.

Untuk memahami kartu transportasi dan perpindahan antarkereta, lihat panduan transportasi umum Jepang.

Pemandangan gerbang torii Itsukushima di Miyajima dengan latar laut dan pegunungan Hiroshima Jepang

14. Contoh Itinerary Hiroshima dan Miyajima 1 Hari

Jika waktu perjalanan terbatas, Hiroshima dan Miyajima dapat dikunjungi dalam satu hari.

Namun, itinerary harus dibuat dengan prioritas yang jelas.

Pagi: Hiroshima Peace Memorial Park

Mulai perjalanan dari Hiroshima Station menuju kawasan Peace Memorial Park.

Kunjungi Atomic Bomb Dome, area cenotaph, dan beberapa monumen utama.

Jika ingin masuk ke Peace Memorial Museum, perhitungkan waktu tambahan.

Siang: Perjalanan ke Miyajima

Setelah menyelesaikan kunjungan di pusat Hiroshima, lanjutkan perjalanan menuju Miyajima.

Gunakan JR dan feri atau kapal langsung jika jadwalnya sesuai.

Setibanya di pulau, berjalan menuju Itsukushima Shrine.

Sore: Itsukushima Shrine dan Kuliner

Nikmati pemandangan gerbang torii, kunjungi kawasan pertokoan, dan cicipi kuliner lokal.

Jika masih memiliki waktu, lanjutkan berjalan santai menuju Momijidani Park.

Namun, hindari memasukkan Gunung Misen dan seluruh destinasi lain jika waktu sudah terbatas.

Malam: Kembali ke Hiroshima atau Osaka

Setelah selesai berwisata, kembali ke pelabuhan dan melanjutkan perjalanan menuju Hiroshima Station.

Jika berencana pulang ke Osaka pada hari yang sama, periksa jadwal Shinkansen terakhir yang sesuai dengan tiket.

Itinerary satu hari paling cocok bagi wisatawan yang hanya ingin mengunjungi landmark utama.

15. Contoh Itinerary Hiroshima dan Miyajima 2 Hari 1 Malam

Untuk perjalanan yang lebih nyaman, dua hari satu malam menjadi pilihan yang lebih realistis.

Hari Pertama: Menjelajahi Sejarah Hiroshima

Tiba di Hiroshima, kemudian mengunjungi Peace Memorial Park, Atomic Bomb Dome, dan Hiroshima Peace Memorial Museum.

Setelah itu, menikmati makan malam dengan hidangan khas Hiroshima seperti okonomiyaki.

Menginap di Hiroshima.

Hari Kedua: Menjelajahi Miyajima

Berangkat menuju Miyajima menggunakan JR dan feri.

Mengunjungi Itsukushima Shrine, menikmati kawasan pertokoan, mencicipi momiji manju, dan berjalan santai di Momijidani Park.

Jika waktu serta kondisi fisik memungkinkan, melanjutkan perjalanan menuju Miyajima Ropeway.

Kembali ke Hiroshima untuk melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya.

Keuntungan Menginap Satu Malam

Dengan menginap, wisatawan tidak perlu menggabungkan kunjungan museum, perjalanan feri, kuil, dan aktivitas alam dalam satu hari yang sangat padat.

Waktu tambahan juga memberi fleksibilitas jika ingin menyesuaikan kunjungan Itsukushima Shrine dengan kondisi pasang surut.

16. Waktu Terbaik Mengunjungi Hiroshima dan Miyajima

Hiroshima dan Miyajima dapat dikunjungi sepanjang tahun, tetapi setiap musim menawarkan suasana berbeda.

Musim Semi: Maret hingga Mei

Musim semi cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati cuaca relatif nyaman dan suasana bunga sakura.

Waktu mekarnya sakura berubah setiap tahun mengikuti kondisi cuaca.

Kawasan taman di Hiroshima menjadi salah satu tempat menarik untuk berjalan santai pada musim ini.

Musim Panas: Juni hingga Agustus

Musim panas di Hiroshima dapat terasa panas dan lembap.

Wisatawan perlu menyiapkan air minum, perlindungan dari sinar matahari, dan waktu istirahat.

Periode ini juga dapat mengalami hujan lebat atau gangguan cuaca tertentu.

Musim Gugur: September hingga November

Musim gugur menjadi salah satu periode favorit untuk mengunjungi Miyajima.

Momijidani Park terkenal dengan warna daun maple yang berubah menjadi merah dan oranye.

Namun, periode puncak warna daun tidak selalu sama setiap tahun.

Pada akhir pekan musim gugur, kawasan Miyajima dapat sangat ramai.

Musim Dingin: Desember hingga Februari

Musim dingin menawarkan suasana yang lebih tenang pada sejumlah periode.

Suhu dapat terasa dingin, terutama di area terbuka dekat laut dan pegunungan.

Gunakan pakaian berlapis dan periksa kondisi cuaca sebelum berangkat.

17. Tips Wisata Hiroshima dan Miyajima untuk Pemula

Agar perjalanan lebih nyaman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Periksa Jadwal Pasang Surut Sebelum Menentukan Waktu ke Miyajima

Jika tujuan utama adalah melihat torii terapung, waktu kunjungan sangat memengaruhi hasilnya.

Jangan hanya menentukan jadwal berdasarkan jam matahari terbenam.

Jangan Membuat Itinerary Terlalu Padat

Hiroshima Peace Memorial Museum membutuhkan waktu untuk dipahami, sementara Miyajima memiliki beberapa destinasi yang memerlukan perjalanan kaki.

Jika ingin menikmati keduanya dengan santai, pertimbangkan perjalanan dua hari.

Gunakan Sepatu yang Nyaman

Aktivitas di Peace Memorial Park dan Miyajima melibatkan cukup banyak berjalan kaki.

Sepatu yang nyaman sangat membantu, terutama jika berencana menjelajahi Momijidani Park.

Perhatikan Kondisi Feri

Feri merupakan bagian penting dari perjalanan menuju Miyajima.

Cuaca buruk dapat memengaruhi jadwal, sehingga sebaiknya tidak menyusun perjalanan terlalu dekat dengan jadwal penerbangan.

Jaga Jarak dengan Rusa Miyajima

Miyajima memiliki rusa yang hidup bebas di beberapa kawasan.

Meski terlihat jinak, rusa tetap merupakan hewan liar.

Jangan memberikan makanan sembarangan atau meninggalkan barang yang mudah dijangkau rusa.

Menurut panduan wisata Miyajima, rusa dapat mengambil atau memakan kertas dan kain, termasuk tiket serta barang pribadi.

Siapkan Koneksi Internet

Internet membantu wisatawan memeriksa jadwal transportasi, lokasi restoran, serta informasi pasang surut.

Gunakan aplikasi navigasi yang sesuai agar perpindahan antarlokasi lebih mudah.

Perhatikan Kebutuhan Lansia dan Anak

Untuk perjalanan bersama lansia, prioritaskan lokasi utama yang mudah dijangkau.

Hindari memasukkan terlalu banyak aktivitas mendaki atau berjalan jauh dalam satu hari.

Untuk anak kecil, pertimbangkan bahwa museum sejarah memiliki materi yang mungkin membutuhkan pendampingan orang tua.

18. Apakah Hiroshima dan Miyajima Layak Masuk Itinerary Jepang?

Hiroshima dan Miyajima layak dipertimbangkan jika wisatawan ingin mendapatkan pengalaman Jepang yang berbeda dari kawasan wisata metropolitan.

Hiroshima menghadirkan pembelajaran sejarah dan pesan perdamaian yang mendalam.

Sementara itu, Miyajima menawarkan pemandangan alam, kuil bersejarah, dan budaya tradisional Jepang.

Kombinasi keduanya memberikan perjalanan yang seimbang antara edukasi, budaya, fotografi, dan kuliner.

Siapa yang Paling Cocok Berkunjung?

Destinasi ini cocok untuk pecinta sejarah, wisatawan yang menyukai budaya Jepang, penggemar fotografi lanskap, serta keluarga yang ingin mengenalkan sejarah dan tradisi kepada anak.

Namun, bagi wisatawan yang hanya memiliki waktu sangat singkat di Jepang dan lebih memprioritaskan theme park atau belanja, Hiroshima mungkin lebih cocok dimasukkan dalam perjalanan berikutnya.

Lebih Baik Berangkat dari Osaka atau Menginap di Hiroshima?

Jika hanya ingin mengunjungi landmark utama, perjalanan pulang-pergi dari Osaka memungkinkan.

Namun, untuk menikmati Hiroshima dan Miyajima tanpa terburu-buru, menginap satu malam sering menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Sesuaikan keputusan dengan jumlah hari liburan, kebutuhan peserta, dan destinasi lain dalam itinerary.

Untuk perencanaan perjalanan yang lebih lengkap, baca panduan persiapan liburan Jepang.

Gerbang torii Miyajima saat matahari terbenam sebagai penutup perjalanan wisata Hiroshima Miyajima Jepang

19. FAQ Wisata Hiroshima dan Miyajima Jepang

Apakah Hiroshima dan Miyajima bisa dikunjungi dalam satu hari?

Bisa. Namun, kunjungan satu hari sebaiknya berfokus pada Peace Memorial Park, Atomic Bomb Dome, dan Itsukushima Shrine. Jika ingin menikmati museum serta destinasi alam Miyajima secara lebih santai, pertimbangkan dua hari.

Bagaimana cara menuju Miyajima dari Hiroshima Station?

Naik JR Sanyo Line menuju Miyajimaguchi Station, kemudian berjalan ke pelabuhan dan melanjutkan perjalanan menggunakan feri menuju Miyajima. Perjalanan kereta sekitar 30 menit dan feri sekitar 10 menit.

Apakah gerbang torii Miyajima selalu terlihat terapung?

Tidak. Gerbang terlihat seperti terapung ketika air laut sedang pasang. Saat surut, dasar laut di sekitarnya dapat terlihat. Periksa jadwal pasang surut pada tanggal kunjungan.

Berapa harga tiket masuk Itsukushima Shrine?

Harga referensi dewasa yang tercantum pada situs pariwisata resmi Hiroshima adalah ¥300. Periksa kembali tarif terbaru sebelum berkunjung.

Apakah Hiroshima cocok untuk wisata keluarga?

Ya. Hiroshima memiliki taman, museum, kuliner, dan akses transportasi yang baik. Namun, orang tua sebaiknya mempertimbangkan kesiapan anak untuk melihat materi sejarah yang berat di Peace Memorial Museum.

Apakah Miyajima cocok untuk lansia?

Bisa, terutama jika berfokus pada kawasan pelabuhan, pertokoan, dan Itsukushima Shrine. Namun, aktivitas menuju Gunung Misen atau jalur pegunungan membutuhkan pertimbangan kondisi fisik.

Kapan waktu terbaik melihat daun merah di Miyajima?

Umumnya pertengahan hingga akhir November menjadi periode menarik untuk memantau warna daun maple. Namun, waktu puncak berubah mengikuti cuaca setiap tahun.

Apa makanan khas Hiroshima yang wajib dicoba?

Hiroshima-style okonomiyaki merupakan salah satu makanan paling terkenal. Selain itu, kawasan Hiroshima dan Miyajima juga dikenal dengan hidangan tiram serta kue momiji manju.

Apakah Japan Rail Pass berlaku untuk perjalanan ke Hiroshima?

Japan Rail Pass dapat digunakan pada layanan kereta yang tercakup. Untuk Nozomi dan Mizuho, terdapat ketentuan tiket khusus tambahan. Periksa aturan pass dan jadwal sebelum berangkat.

Apakah lebih baik menginap di Hiroshima atau Miyajima?

Menginap di Hiroshima praktis untuk akses stasiun dan transportasi antarkota. Menginap di Miyajima menawarkan pengalaman suasana pulau pada pagi atau malam hari ketika jumlah pengunjung harian berkurang.

Jelajahi Hiroshima dan Miyajima dengan Perjalanan yang Lebih Berkesan

Wisata Hiroshima Miyajima Jepang menawarkan sesuatu yang tidak selalu ditemukan dalam perjalanan ke kota-kota populer lainnya.

Di Hiroshima, kamu dapat memahami sejarah dan pesan perdamaian melalui monumen serta museum yang memiliki makna mendalam.

Di Miyajima, kamu bisa menikmati suasana pulau, keindahan gerbang torii di tengah laut, kawasan kuil bersejarah, dan kuliner khas Hiroshima.

Kedua destinasi ini akan terasa lebih menyenangkan jika direncanakan dengan waktu yang cukup, terutama karena jadwal transportasi dan kondisi pasang surut dapat memengaruhi pengalaman wisata.

Jika ingin memasukkan Hiroshima dan Miyajima ke dalam perjalanan Jepang, Howliday Travel dapat membantu menyusun private trip dengan itinerary yang fleksibel, menyesuaikan destinasi, durasi, serta kebutuhan setiap peserta.

Temukan lebih banyak inspirasi perjalanan Jepang melalui Instagram Howliday dan YouTube Howliday.

Karena perjalanan yang berkesan bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tetapi juga cerita dan pengalaman yang dibawa pulang.